Pemula Wajib Tahu, Ini Beda Oven Listrik dan Tangkring Sebelum Mulai Baking

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 13:45 WIB
Ilustrasi Oven Tangkring dan Oven Listrik
Ilustrasi Oven Tangkring dan Oven Listrik

Jawa Pos Radar Lawu - Dunia kuliner rumahan tidak hanya berkaitan dengan resep dan bahan makanan, tetapi juga peralatan yang digunakan selama proses memasak.

Membuat kue atau makanan panggang di rumah tidak selalu membutuhkan peralatan yang sama.

Ada yang memilih oven listrik karena memiliki pengaturan suhu dan waktu, sementara sebagian orang masih mengandalkan oven tangkring yang digunakan di atas kompor.

Keduanya sama-sama dapat digunakan untuk memanggang makanan.

Namun, cara menghasilkan panas, pengaturan suhu, hingga kebiasaan penggunaannya cukup berbeda.

Perbedaan tersebut penting diketahui, terutama bagi pemula yang sedang memilih oven untuk membuat kue, roti, cookies, atau makanan panggang lainnya.

Baca Juga: Bukan Saringan Biasa, Alat Dapur Ini Dirancang untuk Pisahkan Kuning Telur

Oven Listrik Menggunakan Elemen Pemanas

Sesuai namanya, oven listrik menggunakan energi listrik sebagai sumber panas.

Panas dihasilkan melalui elemen pemanas yang berada di bagian dalam oven.

Pada beberapa jenis oven listrik, pemanas dapat ditempatkan di bagian atas dan bawah.

Pengguna juga dapat mengatur suhu sesuai kebutuhan resep.

Beberapa model bahkan dilengkapi timer sehingga waktu pemanggangan dapat diatur.

Oven listrik modern juga memiliki fitur yang lebih beragam.

Sebagai contoh, salah satu oven listrik tanam yang dipasarkan di Indonesia memiliki pengaturan suhu 60 hingga 260 derajat Celsius, timer digital, pemanas atas dan bawah, serta fungsi sirkulasi udara.

Fitur tersebut membuat oven listrik cukup praktis untuk orang yang sering membuat makanan panggang dan membutuhkan pengaturan panas yang lebih terkontrol.

Oven Tangkring Mengandalkan Panas dari Kompor

Berbeda dengan oven listrik, oven tangkring tidak membutuhkan sambungan listrik untuk menghasilkan panas.

Oven ini biasanya diletakkan di atas kompor sehingga sumber panas berasal dari api kompor.

Karena sumber panasnya berasal dari bagian bawah, pengguna perlu memperhatikan besar kecilnya api dan posisi loyang selama proses pemanggangan.

Penggunaan oven tangkring juga membutuhkan penyesuaian karena karakter panas setiap oven bisa berbeda.

Dalam beberapa resep, pengguna bahkan disarankan memindahkan posisi loyang selama proses pemanggangan agar makanan matang lebih merata.

Perbedaan Pengaturan Suhu

Salah satu perbedaan yang cukup terasa terdapat pada pengaturan suhu.

Oven listrik umumnya memiliki pengatur suhu yang lebih jelas.

Pengguna tinggal menentukan temperatur yang dibutuhkan sebelum mulai memanggang.

Beberapa produk juga menyediakan pengatur waktu dan berbagai mode pemanasan.

Sementara itu, oven tangkring tidak selalu memiliki indikator suhu yang menunjukkan angka secara langsung.

Pengguna perlu menyesuaikan panas berdasarkan api kompor dan pengalaman menggunakan oven tersebut.

Hal ini membuat oven tangkring membutuhkan proses belajar lebih banyak, khususnya bagi orang yang baru mulai membuat kue.

Baca Juga: Bikin Bumbu Halus Lebih Praktis, 5 Alat Dapur Ini Bisa Jadi Pilihan

Hasil Panggang Bisa Dipengaruhi Cara Mengatur Panas

Jenis oven bukan satu-satunya faktor yang menentukan hasil makanan.

Jenis adonan, ukuran loyang, posisi rak, lama pemanggangan, dan pengaturan panas juga berpengaruh.

Pada oven listrik, pengaturan suhu yang lebih terukur dapat membantu pengguna mengikuti temperatur yang tercantum dalam resep.

Beberapa oven juga mempunyai pemanas atas dan bawah sehingga panas dapat diarahkan sesuai kebutuhan.

Sementara itu, penggunaan oven tangkring membutuhkan perhatian lebih terhadap api.

Jika api terlalu besar, bagian bawah makanan berpotensi lebih cepat matang. Sebaliknya, panas yang kurang dapat membuat proses pemanggangan berlangsung lebih lama.

Karena itu, pengguna oven tangkring biasanya perlu mengenali karakter oven yang dimiliki dan menyesuaikan teknik memanggang.

Oven Tangkring Bisa Menjadi Pilihan untuk Pemula

Meski terlihat lebih sederhana, oven tangkring tetap banyak digunakan untuk membuat berbagai makanan.

Resep kue kering dan bolu masih sering memberikan petunjuk khusus bagi pengguna oven tangkring.

Dalam salah satu resep nastar, misalnya, penggunaan oven tangkring dilakukan dengan api kecil, sedangkan oven listrik menggunakan pengaturan suhu tertentu.

Hal tersebut menunjukkan bahwa satu resep dapat membutuhkan penyesuaian berbeda berdasarkan jenis oven yang digunakan.

Oven tangkring juga dapat menjadi pilihan bagi orang yang ingin mulai belajar memanggang tanpa membutuhkan oven dengan banyak fitur.

Oven Listrik Lebih Praktis untuk Pengaturan Waktu

Keunggulan lain oven listrik adalah kemudahan dalam mengatur waktu.

Beberapa model memiliki timer yang dapat membantu pengguna menentukan lama proses pemanggangan.

Fitur seperti ini berguna ketika membuat makanan yang membutuhkan waktu pemanggangan tertentu.

Pengguna tidak perlu terus-menerus memperkirakan waktu berdasarkan perubahan api.

Pada oven listrik tertentu, timer bahkan dapat diatur agar proses memasak berhenti setelah waktu yang ditentukan.

Fitur semacam ini menjadi salah satu alasan oven listrik banyak dipilih untuk penggunaan rumahan.

Lalu, Mana yang Lebih Baik?

Tidak ada satu jawaban yang berlaku untuk semua orang. Pilihan antara oven listrik dan oven tangkring dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Oven listrik lebih cocok bagi orang yang menginginkan pengaturan suhu dan waktu yang lebih praktis.

Peralatan ini juga menarik bagi pengguna yang cukup sering membuat kue dan ingin memiliki kontrol lebih terhadap proses pemanggangan.

Sementara itu, oven tangkring cocok bagi orang yang menginginkan peralatan sederhana dan terbiasa mengatur panas melalui api kompor.

Pengguna hanya perlu lebih memperhatikan posisi loyang, besar api, dan lama pemanggangan.

Keduanya tetap bisa digunakan untuk membuat kue dan makanan panggang.

Bahkan, banyak resep yang menyediakan penyesuaian khusus untuk kedua jenis oven tersebut.

(Iis Choirrunisa, Magang Politeknik Negeri Madiun)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : Rinnai, Fimela
Oven Tangkring Tips Memanggang kuliner Oven Listrik alat dapur