Kue Tiba-Tiba Turun Setelah Dipanggang? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 13:35 WIB
Kue Turun Setelah Dipanggang @Chelsweets
Kue Turun Setelah Dipanggang @Chelsweets

Jawa Pos Radar Lawu - Membuat kue di rumah memang membutuhkan ketelitian, terutama saat mengikuti resep dan mengolah adonan hingga proses pemanggangan.

Kue yang awalnya mengembang cantik di dalam oven terkadang justru turun atau amblas setelah dikeluarkan. Kondisi ini tentu bisa membuat hasil akhir tidak sesuai harapan.

Dalam kuliner, kue yang mengembang biasanya memiliki tekstur ringan dan lembut.

Namun, perubahan suhu, adonan yang kurang tepat, hingga proses pemanggangan yang belum selesai dapat membuat bentuknya mudah turun setelah keluar dari oven.

Baca Juga: Resep Roti Sobek Labu Kuning yang Lembut, Cocok untuk Camilan Keluarga

1. Kue Belum Matang Sempurna

Salah satu penyebab kue turun adalah bagian dalamnya belum matang secara merata.

Permukaan kue memang bisa terlihat sudah mengembang dan matang, tetapi bagian tengahnya masih terlalu basah.

Ketika kue dikeluarkan dari oven, perubahan suhu membuat struktur yang belum cukup kuat kehilangan penyangga. Akibatnya, bagian tengah kue dapat turun dan menjadi lebih padat.

2. Suhu Oven Terlalu Rendah

Suhu oven berperan penting dalam proses pengembangan kue. Jika panasnya terlalu rendah, adonan membutuhkan waktu lebih lama untuk membentuk struktur yang kokoh.

Kue mungkin tetap terlihat mengembang, tetapi belum memiliki struktur yang cukup kuat untuk mempertahankan bentuknya setelah keluar dari oven. Karena itu, oven sebaiknya dipanaskan terlebih dahulu sesuai kebutuhan resep.

3. Suhu Oven Terlalu Tinggi

Bukan hanya suhu rendah, panas yang berlebihan juga bisa menjadi masalah.

Suhu yang terlalu tinggi dapat membuat bagian luar kue cepat matang sementara bagian dalamnya belum selesai.

Kondisi tersebut membuat permukaan terlihat mengembang lebih cepat. Setelah kue dikeluarkan dan suhunya mulai turun, bagian tengah yang masih belum kokoh dapat ikut mengempis.

4. Terlalu Banyak Cairan

Takaran bahan dalam resep juga perlu diperhatikan. Penggunaan susu, air, santan, atau bahan cair lainnya yang terlalu banyak dapat membuat struktur adonan menjadi lebih lemah.

Adonan yang terlalu encer membutuhkan waktu lebih lama untuk matang. Jika tidak diimbangi dengan komposisi bahan lain, hasil akhirnya bisa menjadi terlalu lembap dan mudah turun.

5. Terlalu Banyak Mengocok Adonan

Pada beberapa jenis kue, proses mengocok telur dan gula bertujuan memasukkan udara ke dalam adonan.

Namun, setelah tepung dimasukkan, adonan tidak sebaiknya diaduk secara berlebihan.

Pengadukan yang terlalu lama dapat membuat struktur adonan berubah.

Untuk resep kue tertentu, kondisi ini juga bisa membuat hasil akhir menjadi lebih padat dan kurang mengembang.

Baca Juga: Kue Dongkal Khas Betawi, Resep Sederhana dengan Rasa Manis dan Gurih

6. Pintu Oven Terlalu Sering Dibuka

Rasa penasaran untuk melihat perkembangan kue selama dipanggang terkadang membuat pintu oven sering dibuka.

Padahal, perubahan suhu secara tiba-tiba dapat mengganggu proses pemanggangan.

Terutama pada tahap awal, struktur kue masih dalam proses terbentuk.

Jika suhu oven turun secara mendadak, kue bisa kehilangan kemampuan untuk mempertahankan bentuknya.

7. Langsung Dikeluarkan dari Oven

Setelah matang, kue memang perlu dikeluarkan dari oven. Namun, pada beberapa jenis kue, perubahan suhu yang terlalu mendadak dapat memengaruhi teksturnya.

Jika resep membutuhkan proses pendinginan bertahap, ikuti petunjuk tersebut.

Biarkan kue menyesuaikan suhu sebelum dipindahkan agar bentuknya tetap stabil.

Cara Agar Kue Tidak Mudah Amblas

Untuk mendapatkan kue yang tetap mengembang, gunakan bahan sesuai takaran dan pastikan oven sudah mencapai suhu yang dibutuhkan.

Hindari membuka pintu oven terlalu sering selama proses pemanggangan.

Selain itu, perhatikan tingkat kematangan sebelum kue dikeluarkan.

Gunakan tusuk lidi untuk mengecek bagian tengah jika diperlukan. Apabila tidak ada adonan basah yang menempel, kue biasanya sudah lebih siap dikeluarkan.

Membuat kue yang mengembang tidak hanya bergantung pada bahan, tetapi juga ketepatan setiap tahap pengolahan.

Dengan memperhatikan suhu oven, takaran bahan, proses pengocokan, hingga waktu pemanggangan, risiko kue amblas setelah keluar oven dapat dikurangi.

Resep yang sederhana pun bisa menghasilkan kue lembut dan mengembang jika setiap proses dilakukan dengan tepat.

(Iis Choirrunisa, Magang Politeknik Negeri Madiun)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : IDN Times, Fimela
tips membuat kue membuat kue Kue Turun kuliner resep