Jawa Pos Radar Lawu - Dalam kegiatan memasak, menyiapkan bahan menjadi salah satu tahap yang tidak bisa dilewatkan.
Mulai dari mengiris sayuran, memotong buah, mencincang bumbu, hingga mengolah daging, berbagai kebutuhan kuliner tersebut membutuhkan peralatan dapur yang sesuai.
Salah satu peralatan yang paling sering digunakan pisau. Meski terlihat sederhana, memilih pisau dapur ternyata tidak cukup hanya melihat bentuk atau ketajamannya.
Setiap jenis pisau memiliki fungsi dan karakter berbeda yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan memasak.
Pisau yang terasa nyaman saat digunakan juga dapat membuat pekerjaan di dapur lebih praktis.
Karena itu, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan sebelum memutuskan membeli pisau baru.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Blender dengan Pisau Anti Karat: Tahan Lama dan Higienis untuk Kebutuhan Dapur Kalian
Tentukan Fungsi Pisau
Hal pertama yang perlu diperhatikan kegunaan pisau tersebut. Pisau untuk memotong sayuran tentu tidak selalu cocok digunakan untuk daging atau bahan makanan yang lebih keras.
Ada berbagai jenis pisau dengan fungsi masing-masing, seperti pisau khusus roti, buah, daging, hingga pisau serbaguna.
Menentukan kebutuhan sejak awal bisa membantu agar pisau yang dibeli benar-benar terpakai.
Jika hanya membutuhkan satu pisau untuk berbagai pekerjaan ringan di dapur, pisau multifungsi bisa menjadi pilihan yang lebih praktis.
Perhatikan Ukuran dan Bobotnya
Ukuran pisau juga berpengaruh pada kenyamanan ketika digunakan. Pisau yang terlalu besar atau berat bisa membuat tangan lebih cepat lelah, terutama ketika digunakan dalam waktu cukup lama.
Sebaliknya, pisau yang terlalu ringan belum tentu cocok untuk semua jenis pekerjaan.
Bobot yang sesuai biasanya bergantung pada kebiasaan dan kebutuhan masing-masing orang.
Karena itu, jika membeli langsung di toko, tidak ada salahnya mencoba memegang pisau terlebih dahulu.
Pastikan ukurannya terasa pas dan tidak membuat tangan kesulitan saat menggenggam.
Pegangan Harus Nyaman
Selain bobot, bagian pegangan juga perlu diperhatikan. Pisau yang digunakan untuk memasak sebaiknya terasa stabil ketika digenggam dan tidak mudah tergelincir.
Pegangan yang nyaman dapat membuat aktivitas mengiris, memotong, atau mencincang terasa lebih mudah.
Hal ini menjadi semakin penting jika pisau akan digunakan cukup sering.
Jika membeli secara online, perhatikan ukuran gagang dan bentuk keseluruhan pisau melalui informasi produk yang tersedia.
Kenali Bahan Bilah Pisau
Bahan pembuat bilah juga menjadi pertimbangan sebelum membeli pisau dapur.
Salah satu material yang banyak digunakan adalah stainless steel karena relatif mudah dirawat dan tahan terhadap karat.
Selain stainless steel, terdapat pula pisau berbahan titanium, baja karbon, hingga keramik.
Masing-masing memiliki karakter yang berbeda.
Baja karbon dikenal memiliki ketajaman yang baik, tetapi lebih mudah mengalami karat jika tidak dirawat dengan benar.
Sementara itu, keramik cenderung tahan karat, tetapi bilahnya dapat lebih mudah retak atau pecah jika terkena benturan.
Pilihan bahan bisa disesuaikan dengan kebutuhan, kebiasaan memasak, serta cara perawatan yang sanggup dilakukan.
Baca Juga: Generasi Z Wajib Tahu! Inilah 10 Alat Dapur Tradisional yang Mulai Terlupakan
Jangan Lupakan Cara Merawatnya
Pisau yang bagus tetap membutuhkan perawatan agar bisa digunakan dalam waktu lama.
Setelah dipakai, pisau sebaiknya segera dicuci dan dikeringkan sebelum disimpan.
Penyimpanan juga tidak boleh dilakukan sembarangan. Letakkan pisau di tempat yang aman agar bilahnya tidak mudah rusak sekaligus mengurangi risiko terkena tangan ketika mengambil peralatan dapur lainnya.
Ketajaman pisau perlu dijaga dengan mengasahnya ketika mulai terasa tumpul.
Pisau yang terawat dengan baik tidak hanya lebih nyaman digunakan, tetapi juga membantu pekerjaan memotong bahan makanan menjadi lebih mudah.
(Iis Choirrunisa, Magang Politeknik Negeri Madiun)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : IDN Times, dekoruma.com