Jawa Pos Radar Lawu - Ada kalanya ingin menikmati jajanan dengan rasa manis dan gurih, tetapi bukan sekadar makanan yang biasa ditemui sehari-hari.
Sajian yang dibungkus daun pisang bisa menjadi pilihan menarik, terutama jika memiliki isian yang beragam dan tekstur yang berbeda dalam satu gigitan.
Bongko kopyor menjadi salah satu jajanan khas Gresik yang memiliki karakter tersebut.
Di dalam bungkus daun pisangnya terdapat roti tawar, pisang kepok, nangka, kelapa muda, dan sagu mutiara yang berpadu dengan santan gurih dan manis.
Tidak hanya menarik dari segi isian, jajanan ini juga cukup sederhana untuk dibuat sendiri.
Resep bongko kopyor dapat dicoba di rumah dengan bahan yang mudah ditemukan dan proses memasak yang tidak terlalu rumit.
Baca Juga: Resep Arem-Arem Isi Ayam Suwir, Jajanan Tradisional yang Praktis
Bahan Bongko Kopyor
- 750 ml santan kental
- 100 gram sagu mutiara, rebus hingga matang
- 80 gram gula pasir
- 6 lembar roti tawar, potong dadu sekitar 2 cm
- 6 buah mata nangka, buang bijinya lalu potong dadu
- 2 lembar daun pandan, potong-potong
- 2 buah pisang kepok, iris bulat
- 1 buah kelapa muda, keruk dagingnya
- ½ sendok teh ekstrak vanila
- ¼ sendok teh garam
- Daun pisang secukupnya
- Lidi secukupnya untuk menyemat
Cara Membuat Bongko Kopyor
1.Pastikan sagu mutiara sudah direbus sampai matang, kemudian tiriskan.
2. Potong roti tawar, nangka, dan pisang sesuai ukuran yang telah ditentukan.
3. Untuk daun pisang, panaskan sebentar di atas api. Langkah ini membuat daun menjadi lebih lentur sehingga tidak mudah patah ketika digunakan untuk membungkus adonan.
4. Tuangkan santan ke dalam panci. Tambahkan gula pasir, garam, dan ekstrak vanila.
5. Masak menggunakan api kecil sambil terus diaduk agar santan tidak pecah. Setelah campuran mulai mendidih, segera matikan api dan sisihkan.
6. Penggunaan api kecil membantu menjaga santan tetap tercampur dengan baik selama proses pemanasan.
7. Ambil daun pisang yang sudah dilayukan. Jika ingin mendapatkan bentuk yang lebih rapi, letakkan daun pisang di dalam wadah atau mangkuk lebar sebagai alas sementara.
8. Susun potongan roti tawar, pisang, kelapa muda, nangka, dan sagu mutiara secara bergantian.
9. Setelah seluruh isian berada di atas daun, tuangkan santan secukupnya.
10. Jangan terlalu banyak mengisi setiap bungkus agar daun pisang tetap mudah dilipat dan tidak robek.
Baca Juga: Bikin Bolu Kukus Pelangi di Rumah, Ini Resep Lembut dengan Warna Menarik
11. Lipat daun pisang hingga membentuk bungkus seperti tum. Gunakan lidi untuk menyemat bagian ujungnya agar bungkusan tidak terbuka ketika dikukus.
12. Panaskan kukusan terlebih dahulu. Setelah uap cukup banyak, masukkan bongko kopyor dan kukus menggunakan api besar selama kurang lebih 25 menit. Setelah matang, angkat dan biarkan sampai dingin.
Lebih Nikmat Disajikan Hangat atau Dingin?
Bongko kopyor cukup fleksibel dalam penyajian. Setelah matang, jajanan ini dapat langsung dinikmati dalam keadaan hangat.
Namun, jika menyukai sensasi yang lebih segar, bongko kopyor bisa didinginkan terlebih dahulu di dalam kulkas.
Santan yang gurih berpadu dengan buah dan isian lainnya sehingga menghasilkan rasa manis dan lembut.
Perpaduan teksturnya juga menjadi daya tarik tersendiri. Ada lembutnya roti dan pisang, kenyalnya sagu mutiara, renyah-lembutnya kelapa muda, serta aroma harum nangka yang menyatu dengan santan.
Bongko kopyor khas Gresik pun bisa menjadi alternatif camilan tradisional ketika ingin membuat sesuatu yang berbeda di rumah.
Bahannya relatif mudah ditemukan dan proses pembuatannya tidak membutuhkan teknik yang rumit.
Sajikan dingin untuk sensasi yang lebih menyegarkan atau nikmati hangat sesuai selera.
(Iis Choirrunisa, Magang Politeknik Negeri Madiun)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : IDN Times, Fimela