Kenali Bedanya Jahe dan Kencur dari Bentuk hingga Aromanya

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 14:40 WIB
Perbedaan Kencur dan Jahe @Grid
Perbedaan Kencur dan Jahe @Grid

Jawa Pos Radar Lawu - Beragam rempah digunakan untuk memberikan aroma dan cita rasa khas pada masakan Nusantara.

Beberapa di antaranya memiliki bentuk yang hampir serupa sehingga cukup sulit dikenali hanya dengan melihat sekilas, terutama ketika masih dalam keadaan utuh.

Perbedaan setiap rimpang sebenarnya dapat dikenali melalui sejumlah ciri fisik dan karakter aromanya.

Dengan mengamati bentuk, warna, tekstur, hingga rasa, jenis rempah yang digunakan dapat diketahui dengan lebih mudah.

Baca Juga: Sering Tertukar Saat Memasak? Ini 5 Perbedaan Merica dan Ketumbar

1. Bentuk Rimpangnya Tidak Sama

Jika diperhatikan secara langsung, jahe umumnya mempunyai ukuran yang lebih besar dengan bentuk memanjang. Bagian permukaannya memiliki ruas-ruas yang cukup jelas.

Kencur justru memiliki ukuran yang lebih kecil dengan bentuk pendek dan cenderung membulat. Rimpangnya juga terlihat lebih padat dibandingkan jahe.

2. Bagian Dalam Memiliki Perbedaan

Membelah rimpang dapat menjadi cara lain untuk melihat perbedaannya.

Daging jahe biasanya berwarna putih kekuningan dan mempunyai serat yang cukup terlihat. Teksturnya juga terasa lebih keras saat dipotong.

Pada kencur, bagian dalamnya cenderung berwarna putih dengan tekstur yang padat dan lebih lunak.

Seratnya tidak sebanyak jahe sehingga lebih mudah dihaluskan untuk dijadikan bumbu.

3. Tekstur Kulitnya Berbeda

Permukaan jahe terasa kasar dengan bagian rimpang yang relatif keras. Kulitnya juga dapat dikupas sebelum bahan tersebut digunakan dalam masakan atau minuman.

Kencur memiliki permukaan yang cenderung kasar dan berkerut. Karena ukurannya lebih kecil serta teksturnya relatif lunak, rimpang ini lebih mudah diulek atau dihaluskan bersama bahan bumbu lainnya.

4. Aroma dan Rasanya Memiliki Ciri Khas

Aroma dapat menjadi petunjuk yang cukup kuat untuk membedakan kedua rempah tersebut.

Jahe memberikan wangi khas dengan sensasi pedas dan hangat sehingga sering digunakan dalam minuman tradisional maupun aneka masakan.

Sementara itu, kencur mempunyai aroma yang lebih tajam dan kuat. Penggunaannya pada makanan dapat menghadirkan rasa hangat dengan sedikit sensasi getir yang menjadi karakter khas sejumlah hidangan tradisional.

5. Warna Kulit Dapat Menjadi Petunjuk

Warna bagian luar juga bisa membantu ketika mengenali rimpang. Jahe memiliki kulit dengan warna yang bervariasi, mulai dari putih kekuningan, kuning, hingga kemerahan, bergantung pada jenisnya.

Kencur umumnya mempunyai kulit berwarna cokelat atau kekuningan yang tampak lebih gelap.

Ciri-ciri ini dapat diperhatikan saat kedua rimpang masih dalam kondisi utuh.

Mengenali ciri fisik dan karakter masing-masing rimpang membuat keduanya tidak lagi sulit dibedakan.

Bentuk, tekstur, warna, aroma, dan rasa dapat menjadi petunjuk sederhana saat memilih bahan untuk memasak.

Penggunaan rempah yang tepat juga berpengaruh terhadap hasil akhir hidangan.

Setiap rimpang mempunyai aroma dan cita rasa tersendiri sehingga pemilihannya perlu disesuaikan dengan makanan yang akan dibuat.

(Iis Choirrunisa, Magang Politeknik Negeri Madiun)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : Segari, IDN Times NTB
Masakan Nusantara Kencur rempah kuliner jahe