Jawa Pos Radar Lawu - Jajanan tradisional selalu punya cara tersendiri untuk menggugah selera.
Salah satunya putri mandi, kudapan berbentuk bola-bola ketan berwarna-warni yang berisi unti kelapa, kemudian disajikan bersama kuah santan gurih
Teksturnya yang kenyal berpadu dengan rasa manis dan gurih sehingga cocok dinikmati sebagai camilan maupun hidangan penutup.
Membuat putri mandi sendiri di rumah sebenarnya tidak terlalu sulit. Kunci utamanya terletak pada adonan kulit yang harus memiliki tekstur pas agar mudah dibentuk dan tidak pecah ketika dikukus.
Sementara itu, unti kelapa memberikan rasa manis sekaligus aroma khas yang membuat jajanan ini semakin nikmat.
Resep ini menggunakan tiga warna adonan, yaitu merah, hijau, dan kuning.
Selain menarik secara tampilan, putri mandi juga bisa dikemas dalam wadah kecil sehingga berpotensi menjadi ide jualan jajanan tradisional.
Baca Juga: Pandan Chiffon Cake, Kue Pandan Ringan dan Lembut yang Bisa Dibuat di Rumah
Bahan-Bahan Putri Mandi
Bahan Unti Kelapa
- 150 gram kelapa parut
- 100 gram gula merah, sisir halus
- 1 sdm gula pasir
- ½ sdt garam
- 75 ml air
- 1 lembar daun pandan
- Bahan Vla Santan
- 500 ml santan cair
- 20 gram tepung maizena
- ½ sdt garam
Bahan Kulit
- 250 gram tepung ketan
- 20 gram tepung beras
- ½ sdt garam
- 220 ml air hangat
- Pewarna makanan merah, hijau, dan kuning
Cara Membuat Putri Mandi
1. Masak Unti Kelapa
Mulailah dengan membuat isian terlebih dahulu. Masukkan gula merah, gula pasir, garam, air, dan daun pandan ke dalam panci. Masak sampai gula larut dan campuran mulai mendidih.
Saring larutan gula untuk memisahkan kotoran yang mungkin masih tersisa. Setelah itu, masukkan kembali larutan ke dalam panci dan tambahkan kelapa parut.
Masak menggunakan api kecil sambil terus diaduk hingga cairan menyusut dan kelapa berubah menjadi lebih kering. Setelah matang, angkat dan biarkan hingga dingin.
2. Siapkan Vla Santan
Masukkan santan, tepung maizena, dan garam ke dalam panci. Aduk terlebih dahulu sampai tepung tercampur rata dan tidak menggumpal.
Nyalakan api kecil, kemudian masak sambil terus diaduk. Tunggu sampai campuran mengental dan mendidih.
Matikan api setelah vla matang. Aduk sebentar agar uap panas berkurang, lalu sisihkan hingga dingin.
Baca Juga: Resep Kue Putu Mayang Lembut dan Kenyal, Lengkap dengan Kuah Kinca Manis Gurih
3. Buat Adonan Kulit
Campurkan tepung ketan, tepung beras, dan garam dalam wadah. Tuangkan air hangat secara perlahan sambil diaduk hingga adonan mulai menyatu.
Uleni menggunakan tangan sampai adonan kalis dan tidak lengket. Setelah itu, bagi adonan menjadi tiga bagian.
Berikan pewarna merah, hijau, dan kuning pada masing-masing bagian. Uleni sampai warna tercampur secara merata. Tutup adonan menggunakan plastik atau penutup lain agar tidak mudah kering.
4. Bentuk dan Kukus
Ambil sedikit adonan, lalu pipihkan. Letakkan unti kelapa di bagian tengah dan tutup kembali adonan hingga isian tertutup sempurna.
Bulatkan adonan dan lakukan langkah yang sama sampai seluruh adonan habis.
Panaskan kukusan dan lapisi bagian dalamnya dengan daun pisang yang sudah diolesi sedikit minyak. Susun bola-bola ketan dengan jarak yang cukup agar tidak saling menempel ketika mengembang.
Kukus selama sekitar 15 menit. Setiap lima menit, buka tutup kukusan sebentar untuk mengeluarkan uap, kemudian tutup kembali dan lanjutkan proses memasak.
Setelah matang, angkat putri mandi dan biarkan hingga suhunya sedikit turun.
Selain cocok sebagai camilan keluarga, jajanan ini juga dapat disajikan sebagai hidangan penutup atau takjil saat bulan Ramadan.
Warna-warni pada kulitnya membuat putri mandi terlihat menarik ketika disusun dalam satu wadah.
Dengan bahan yang relatif mudah ditemukan dan langkah pembuatan yang sederhana, putri mandi bisa menjadi salah satu jajanan tradisional yang menarik untuk dibuat sendiri di rumah.
(Iis Choirrunisa, Magang Politeknik Negeri Madiun)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : Sasa, IDN Times