Naniura, Kuliner Tradisional Batak Berbahan Ikan Mentah yang Kaya Rempah dan Sarat Makna Budaya

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 13:00 WIB
Naniura makanan khas Batak Toba, Sumatera Utara @Pinterest by Widya
Naniura makanan khas Batak Toba, Sumatera Utara @Pinterest by Widya

Jawa Pos Radar Lawu - Indonesia memiliki beragam kuliner tradisional yang unik, salah satunya Naniura hidangan yang berasal dari Batak Toba, Sumatera Utara.

Sekilas makanan ini mirip dengan sushi karena menggunakan bahan ikan yang mentah. Meski tidak dimasak dengan api, daging ikan pada naniura diolah menggunakan air jeruk atau air asam.

Sehingga menghasilkan tekstur yang lebih lembut dengan citra rasa yang segar, pedas dan kaya bumbu.

Dalam tradisi masyarakat Batak Toba, naniura bukan hanya sekedar makanan tetapi memiliki nilai budaya.

Hidangan ini disajikan pada acara adat, pesta pernikahan , maupun perayaan peting sebagai simbol penghormatan dan kebersamaan.

Baca Juga: Resep Sayur Ikan Kalakan Khas Pacitan, Gurih Asapnya Bikin Nagih!

Bahan Utama Naniura

Naniura dibuat menggunakan ikan tawar yang masih segar, seperti ikan mas atau ikan nilai. Kesegaran ikan ini menjadi faktor utama tanpa proses pemasakan.

Selain ikan, bahan yang digunakan meliputi:

Cara Membuat Naniura

Proses pembuatan naniura cukup sederhana, tetapi membutuhkan perhatian terhadap kebersihan bahan.

1.Ikan dibersihkan dari sisik, insang, dan isi perut, kemudian dipotong sesuai selera.

2. Potongan ikan direndam menggunakan air jeruk nipis atau air asam selama sekitar 15–30 menit. Tahap ini bertujuan membantu melunakkan tekstur ikan sekaligus mengurangi aroma amis.

3. Iris tipis bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, daun jeruk, dan kemangi.

4. Setelah proses perendaman selesai, tiriskan ikan lalu campurkan dengan seluruh bumbu dan tambahkan garam secukupnya.

5. Aduk perlahan agar bumbu melapisi seluruh bagian ikan tanpa merusak teksturnya.

6. Naniura siap disajikan dalam keadaan segar sebagai lauk pendamping nasi.

Baca Juga: Resep Sambal Bajak Pedas Khas Surabaya untuk 20 Porsi, Medok, Gurih, dan Tahan Lama!

Perhatikan Kebersihan Saat Mengolah

Jika menggunakan ikan mentah, proses pengolahan naniura harus melakukan dengan memperhatikan kebersihan dan keamanan pangan.

Harus menggunakan ikan yang benar-benar segar, pastikan seluruh peralatan bersih serta simpan bahan baku pada suhu yang sesuai untuk mengurangi resiko kontaminasi.

Dengan cita rasa yang khas dan nilai budaya yang kuat, naniura menjadi salah satu kekayaan kuliner indonesia  yang patut di kenal lebih luas.

Tidak heran jika hidangan tradisional ini kerap dijuluki sebagai "sashimi khas Indonesia" karena sama-sama mengandalkan kesegaran ikan sebagai daya tarik utamanya.

(Magang Politeknik Negeri Madiun, Iis Choirrunisa)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : Hipwee
Naniura Ikan mentah Kuliner batak Sashimi kuliner tradisional