Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Kuliner Viral Tawangmangu! Cotot Goreng dengan Lelehan Gula Hangat yang Bikin Ketagihan

Tim Content Writer Radar Lawu • Kamis, 9 Juli 2026 | 14:21 WIB
Source : TikTok @traveler.noona
Source : TikTok @traveler.noona

Jawa Pos Radar Lawu - Udara sejuk Tawangmangu selalu berhasil mengundang wisatawan untuk datang menikmati keindahan alamnya.

Namun belakangan, bukan hanya panorama pegunungan yang menjadi daya tarik.

Di depan Terminal Tawangmangu, antrean panjang sejak pagi terlihat mengular demi mendapatkan satu jajanan tradisional yang sedang viral, yakni cotot goreng.

Meski hanya berbahan dasar singkong, kuliner sederhana ini berhasil mencuri perhatian banyak orang berkat cita rasanya yang unik dan harganya yang ramah di kantong.

Baca Juga: Akhir Perjalanan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia, Air Mata yang Bicara Lebih Keras dari Kata-Kata

Bukan Asli Tawangmangu, Cotot Berasal dari Temanggung

Meski identik dengan Tawangmangu, cotot sebenarnya bukan berasal dari kawasan wisata di Kabupaten Karanganyar tersebut.

Jajanan tradisional ini berasal dari Temanggung dan lebih dikenal dengan nama entho cotot.

Cotot dibuat dari singkong kukus yanOleh-oleh Tawangmangu g diberi isian gula pasir, kemudian digoreng hingga bagian luarnya renyah. 

Saat digigit, gula di dalamnya akan meleleh sehingga menciptakan sensasi manis yang khas.

Nama cotot ini berasal dari bahasa jawa yang berarti keluar secara tiba-tiba atau muncrat, menggambarkan tentang lelehan gula hangat yang langsung keluar dari makanan yang disantap.

Mengapa Cotot Tawangmangu Begitu Viral?

Walaupun bukan daerah asalnya, Tawangmangu justru berhasil mempopulerkan kembali jajanan tradisional ini hingga menjadi salah satu kuliner yang paling banyak diburu wisatawan.

Perpaduan tekstur renyah di bagian luar, lembut di bagian dalam, serta lelehan gula hangat membuat cotot terasa semakin nikmat saat disantap di tengah udara dingin Tawangmangu.

Tak heran jika banyak wisatawan sengaja datang pagi-pagi hanya untuk mencicipi jajanan yang satu ini.

Lokasi dan Harga Cotot Goreng Tawangmangu

Bagi yang ingin mencoba, penjual cotot goreng viral ini berada di sekitar Terminal Tawangmangu, tepatnya menggunakan mobil pick-up yang mangkal di depan terminal.

Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau, yaitu:

Apa Bedanya dengan Cotot Asli Temanggung?

Meski berasal dari resep yang sama, cotot yang dijual di Tawangmangu memiliki sedikit perbedaan dibandingkan versi aslinya di Temanggung.

Beberapa perbedaannya antara lain :

Sementara di daerah asalnya, cotot tersedia dalam beberapa pilihan varian.

Baca Juga: Akhir Perjalanan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia, Air Mata yang Bicara Lebih Keras dari Kata-Kata

Datang Lebih Pagi agar Tidak Kehabisan

Karena popularitasnya terus meningkat, pembeli disarankan datang sekitar pukul 05.00 WIB dan kalau datang sekitar pukul 08.00 WIB - 09.00 WIB sudah habis.

Setiap hari, antrean sudah terlihat sejak pagi dan stok sering kali habis dalam waktu singkat.

Melalui unggahan akun TikTok @devadindayu, penjual cotot goreng di Tawangmangu mengaku mampu menghabiskan hingga dua kuintal singkong setiap hari untuk memenuhi tingginya permintaan pelanggan.

Baca Juga: Enola Holmes 3 Resmi Tayang di Netflix, Misteri Baru Uji Karier dan Kehidupan Pribadi Enola

Jajanan Sederhana yang Jadi Buruan Wisatawan

Cotot goreng membuktikan bahwa kuliner tradisional tetap mampu bersaing di tengah maraknya makanan kekinian.

Dengan bahan sederhana, rasa yang khas, serta harga yang terjangkau, jajanan ini berhasil menjadi salah satu ikon kuliner baru di Tawangmangu.

Jika berlibur ke kawasan wisata tersebut, jangan lewatkan kesempatan menikmati cotot goreng yang renyah di luar, lembut di dalam, dengan lelehan gula hangat yang menjadi daya tarik utamanya.

Iis Choirrunisa, Politeknik Negeri Madiun

 

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
#cotot goreng #Jajanan Viral Tawangmangu #Oleh-oleh Tawangmangu #tawangmangu #kuliner tawangmangu