Jawa Pos Radar Lawu - Liburan ke Bali tak hanya identik dengan pantai dan panorama alam yang memikat.
Di balik pesonanya, Pulau Dewata juga menawarkan beragam kuliner yang siap memanjakan lidah.
Menariknya, wisatawan muslim tak perlu khawatir karena tersedia banyak pilihan tempat makan halal yang terkenal dengan cita rasa autentik dan telah menjadi favorit selama bertahun-tahun.
Mulai dari hidangan laut segar, nasi campur khas Bali, hingga aneka roti yang dipanggang setiap hari, berikut rekomendasi kuliner halal yang layak masuk dalam daftar destinasi saat berkunjung ke Bali.
1. Bale Udang Kuta, Surganya Olahan Seafood
Bagi pencinta hidangan laut, Bale Udang Kuta menjadi salah satu destinasi yang patut dikunjungi.
Restoran ini dikenal menyajikan berbagai menu berbahan dasar udang dan seafood dengan cita rasa khas yang menggugah selera.
Selain pilihan menunya yang beragam, suasana restoran bernuansa tradisional membuat pengalaman bersantap terasa lebih nyaman, baik bersama keluarga maupun teman.
Alamat: Jl. Nakula No. 88, Pemecutan Klod, Denpasar Barat, Bali.
Jam operasional: Setiap hari pukul 11.00–22.00 WITA.
2. Warung Mak Beng, Kuliner Legendaris Sejak 1941
Menu Sederhana dengan Rasa yang Melegenda
Warung Mak Beng menjadi salah satu ikon kuliner Bali yang telah berdiri sejak 1941.
Hingga kini, tempat makan tersebut tetap ramai dikunjungi wisatawan karena mempertahankan menu khasnya.
Satu paket hidangan terdiri atas nasi putih, ikan goreng, sup kepala ikan laut, serta sambal khas yang menjadi ciri utama restoran ini.
Alamat: Jl. Hang Tuah No. 45, Sanur Kaja, Denpasar Selatan.
Jam operasional: Setiap hari pukul 08.00–22.00 WITA.
Harga: Mulai Rp55.000 per paket.
3. Krisna Kuliner Bali, Makan Sekaligus Berburu Oleh-Oleh
Krisna Kuliner Bali menawarkan berbagai pilihan makanan khas Bali maupun hidangan nusantara dalam satu lokasi.
Tempat ini menjadi pilihan praktis bagi wisatawan yang ingin menikmati kuliner sekaligus membeli oleh-oleh khas Bali sebelum kembali pulang.
Alamat: Jl. Raya Tuban, Tuban, Kuta, Kabupaten Badung.
Jam operasional: Setiap hari pukul 09.00–23.00 WITA.
Baca Juga: Snorkeling di Karimunjawa? Kenali Dulu Babi Laut yang Banyak Ditemui di Pulau Menjangan Besar
4. Amsterdam Bakery, Roti Fresh Sejak 1979
Selain makanan berat, Bali juga memiliki pilihan bakery legendaris yang banyak dikunjungi wisatawan.
Amsterdam Bakery telah beroperasi sejak 1979 dan dikenal mempertahankan kualitas produknya dengan konsep freshly baked, yakni roti yang dipanggang segar setiap hari.
Beragam pilihan roti dan kue tersedia dengan harga yang cukup terjangkau.
Alamat: Jl. Tukad Batanghari No. 55, Dauh Puri Klod, Denpasar Barat.
Jam operasional: Pukul 08.00–20.00 WITA.
Harga: Mulai Rp10.000.
5. Nasi Bali Men Weti, Nasi Campur Khas yang Selalu Diburu
Sajian Rempah Khas Bali yang Melegenda
Nasi Bali Men Weti atau yang juga dikenal sebagai Nasi Ayam Men Weti telah menjadi kuliner legendaris sejak era 1970-an.
Menu andalannya berupa nasi campur dengan ayam suwir betutu, telur pindang, urap atau lawar khas Bali, serta kulit ayam goreng yang kaya akan rempah.
Kombinasi lauk tersebut menjadikan warung ini sebagai salah satu tujuan kuliner favorit wisatawan lokal maupun mancanegara.
Alamat: Jl. Segara Ayu, Sanur, Denpasar Selatan.
Jam operasional: Setiap hari pukul 07.00–13.00 WITA.
Harga: Mulai Rp25.000.
Baca Juga: LeBron James Dikaitkan dengan Golden State Warriors, Masih Sebatas Spekulasi
Pilihan Kuliner Halal yang Melengkapi Liburan di Bali
Bali menawarkan lebih dari sekadar panorama alam dan destinasi wisata.
Berbagai tempat makan halal yang telah melegenda juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Rekomendasi singkat
- Bale Udang Kuta – Olahan seafood dan udang.
- Warung Mak Beng – Paket ikan goreng dan sup kepala ikan.
- Krisna Kuliner Bali – Kuliner sekaligus pusat oleh-oleh.
- Amsterdam Bakery – Aneka roti fresh setiap hari.
- Nasi Bali Men Weti – Nasi campur khas Bali yang legendaris.
Dengan cita rasa autentik, harga yang beragam, dan lokasi yang mudah dijangkau, kelima tempat makan tersebut bisa menjadi referensi kuliner saat menikmati liburan di Pulau Dewata.
Iis Choirrunisa, Politeknik Negeri Madiun
Editor : Tim Content Writer Radar Lawu