Jawa Pos Radar Lawu - Tuban dikenal sebagai kota pesisir di Jawa Timur yang kaya sejarah sekaligus surga kuliner tradisional.
Cita rasa masakannya khas, medok, dan kaya rempah, bahkan beberapa menunya tak bisa ditemukan di daerah lain.
Dari seafood Pantura hingga kuliner ekstrem berbahan tanah liat, Tuban menawarkan pengalaman rasa yang unik dan autentik.
Jika Anda berencana berkunjung ke Tuban, berikut 10 kuliner Tuban paling legendaris dan terfavorit yang wajib masuk daftar wisata kuliner Anda.
1. Rajungan Remason Manunggal Jaya, Ikon Seafood Tuban
Rajungan remason menjadi kuliner seafood paling ikonik di Tuban. Rajungan dimasak dengan bumbu kare pedas khas Tuban yang kaya rempah dan aroma menggoda.
Berlokasi di kawasan Panyuran, tempat ini buka setiap hari dari pagi hingga sore. Satu porsi berisi sekitar tiga ekor rajungan dengan harga kisaran Rp150.000, terkenal dengan rasa pedas medok yang kuat dan memuaskan.
2. Belut Goreng Mbah Bagong, Renyah dan Autentik
Belut Goreng Mbah Bagong dikenal dengan tekstur belut yang renyah di luar namun tetap lembut di dalam. Resep turun-temurun membuat rasanya konsisten dan khas.
Selain belut goreng, tersedia juga menu bekicot yang tak kalah digemari. Lokasinya berada di kawasan Semanding dan buka dari pagi hingga siang, dengan rating Google yang tinggi dari pelanggan setia.
3. Sego Dupak Tuban, Kuliner Legendaris 24 Jam
Sego Dupak merupakan nasi khas Tuban yang disajikan dengan sambal pedas, mie, kering tempe, dan lauk tambahan seperti telur atau ayam.
Warung Sego Dupak terkenal buka 24 jam, sehingga menjadi andalan warga lokal maupun wisatawan saat lapar malam hari. Porsinya besar dan harganya sangat ramah di kantong.
4. Dumbek, Olahan Daging Sapi Berbumbu Kuat
Dumbek adalah kuliner tradisional Tuban berbahan dasar daging sapi yang dimasak dengan bumbu rempah khas. Teksturnya empuk dengan cita rasa gurih dan pedas yang menonjol.
Hidangan ini biasanya hadir dalam acara tertentu dan kini mulai jarang ditemui, menjadikannya buruan pencinta kuliner tradisional.
5. Ampo, Kuliner Unik dari Tanah Liat
Ampo menjadi kuliner paling unik dan ekstrem dari Tuban. Makanan ini terbuat dari tanah liat murni yang dibersihkan, dibentuk, lalu dipanggang tanpa campuran bahan lain.
Meski terdengar tak biasa, ampo memiliki nilai budaya tinggi dan masih dipercaya sebagai makanan tradisional sekaligus oleh-oleh khas Tuban.
6. Becek Menthok Tuban, Gurih Pedas Berkuah Santan
Becek menthok adalah masakan berkuah santan dengan rempah kuat dan potongan daging menthok yang empuk. Rasanya gurih, pedas, dan sangat nikmat disantap dengan nasi hangat.
Kuliner ini menjadi favorit warga lokal dan mudah ditemui di warung-warung tradisional Tuban.
7. Opor Ayam Mak Mbing, Kental dan Beraroma Rempah
Opor Ayam Mak Mbing dikenal dengan kuah santannya yang kental serta aroma rempah yang khas. Rasanya gurih dengan sentuhan pedas ringan, berbeda dari opor pada umumnya.
Hidangan ini sering dicari saat musim liburan dan acara keluarga karena cita rasanya yang khas dan mengenyangkan.
8. Sate Bekicot Ibu Zulaiha, Kuliner Ekstrem Favorit
Sate bekicot menjadi salah satu kuliner ekstrem yang cukup populer di Tuban. Daging bekicot diolah dengan bumbu khas lalu dibakar hingga harum dan gurih.
Teksturnya kenyal dengan rasa rempah yang kuat, cocok bagi Anda yang ingin mencoba sensasi kuliner yang berbeda.
9. Soto Ayam Sleko, Ringan dan Menghangatkan
Soto Ayam Sleko merupakan soto khas Tuban dengan kuah bening gurih dan aroma rempah ringan. Disajikan dengan suwiran ayam dan nasi hangat, soto ini cocok dinikmati saat sore atau malam hari.
Lokasinya berada di kawasan Semanding dan menjadi favorit warga sekitar.
10. Rujak Engos-Engos, Segar dan Pedas
Rujak engos-engos adalah rujak khas Tuban dengan bumbu petis yang kuat, segar, dan pedas. Isian buahnya beragam dengan potongan besar yang memuaskan.
Kuliner ini pas disantap di siang hari sebagai penyegar setelah berkeliling kota.
Kuliner Tuban: Autentik, Berani, dan Tak Terlupakan
Deretan kuliner di atas membuktikan bahwa Tuban bukan sekadar kota pesisir biasa. Dari seafood legendaris hingga makanan ekstrem penuh nilai budaya, setiap sajian menawarkan pengalaman rasa yang khas dan sulit dilupakan. (fin)
Editor : AA Arsyadani