Jawa Pos Radar Lawu –Jawa Barat memiliki banyak kuliner khas yang sudah melegenda, salah satunya adalah Tahu Sumedang.
Makanan sederhana berbahan dasar kedelai ini dikenal luas karena cita rasanya yang khas dan teksturnya yang unik.
Tak hanya populer di daerah asalnya, Tahu Sumedang kini mudah ditemukan di berbagai kota di Indonesia dan menjadi oleh-oleh favorit para wisatawan.
Asal-usul Tahu Sumedang
Tahu Sumedang berasal dari Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Kuliner ini telah ada sejak puluhan tahun lalu dan diwariskan secara turun-temurun.
Keistimewaannya terletak pada proses pembuatan tahu yang masih mempertahankan cara tradisional, sehingga menghasilkan rasa autentik.
Baca Juga: 20 Ucapan Hari Ibu Nasional yang Penuh Makna dan Menyentuh Hati
Tekstur Renyah dan Rasa Gurih Khas
Ciri utama Tahu Sumedang adalah bagian luarnya yang renyah saat digigit, sementara bagian dalamnya tetap lembut dan berongga. Rasa gurih alami dari kedelai membuat tahu ini nikmat meski disantap tanpa tambahan apa pun.
Namun, Tahu Sumedang semakin lezat saat disantap bersama cabai rawit hijau atau sambal kecap sederhana.
Cocok Dinikmati Kapan Saja
Tahu Sumedang cocok dijadikan camilan sore, teman minum teh atau kopi, hingga lauk pendamping nasi. Tak heran jika tahu ini selalu laris manis di pinggir jalan maupun pusat oleh-oleh khas Sumedang.
Kuliner Tradisional yang Tetap Digemari
Di tengah maraknya jajanan modern, Tahu Sumedang tetap eksis dan dicintai lintas generasi. Kesederhanaan bahan, rasa autentik, dan harga terjangkau menjadi alasan kuliner ini tak pernah kehilangan penggemar.
Jika berkunjung ke Jawa Barat, mencicipi Tahu Sumedang adalah pengalaman kuliner yang wajib masuk daftar perjalananmu.(hisam-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid