Jawa Pos Radar Lawu - Kabupaten Batang, yang berada di jalur Pantura Jawa Tengah, menyimpan kekayaan kuliner khas yang luar biasa.
Meski sering dianggap hanya kota persinggahan, Batang punya makanan tradisional dengan cita rasa autentik yang sulit ditemukan di tempat lain.
Mulai dari hidangan berkuah gurih, nasi olahan unik, hingga jajanan legendaris, semuanya siap memanjakan lidah pengunjung.
Berikut lima kuliner khas Batang yang wajib dicoba:
Baca Juga: 6 Kuliner Jepara Enak dan Murah Meriah, Wajib Coba sebelum Piknik ke Karimunjawa!
1. Lontong Lemprak
Lontong Lemprak adalah kuliner paling ikonik Batang yang selalu dicari wisatawan. Hidangan ini menggunakan ayam kampung jantan yang dimasak dengan rempah pilihan, disajikan bersama lontong daun pisang dan kuah santan kuning yang gurih.
Keunikan Lontong Lemprak terletak pada sambal merah pedas khas yang menambah sensasi rasa. Salah satu tempat terkenal adalah Warung Lontong Lemprak Mbak Moer, berdiri sejak 1997 di sekitar Alun-Alun Batang. Harganya terjangkau, seporsi sudah lengkap dengan ayam dan telur.
2. Nasi Megono
Nasi Megono adalah hidangan tradisional Batang yang tak lekang oleh waktu. Toppingnya berupa nangka muda cincang dicampur kelapa parut dan rempah yang menciptakan rasa gurih dan aroma khas menggoda.
Biasanya disajikan dengan lauk seperti mendoan, tempe goreng, ikan asin, atau telur. Warung Tjukup, berdiri sejak 1982, menjadi tempat legendaris untuk menikmati Nasi Megono dengan puluhan pilihan lauk.
3. Soto Kebo
Berbeda dari soto pada umumnya, Soto Kebo menggunakan daging kerbau yang empuk dan rendah lemak. Kuahnya kaya rempah, gurih, dan sedikit pedas, menciptakan cita rasa unik dan menggugah selera.
Beberapa warung menyajikannya dengan kuah bening, ada juga yang mirip Tauto Pekalongan. Soto Kebo Pak Aziz dan Soto Kebo Bu Rini menjadi rekomendasi favorit wisatawan.
4. Surabi Kali Beluk
Surabi Kali Beluk adalah jajanan tradisional legendaris Batang. Terbuat dari tepung beras dan santan kelapa, dimasak di tungku kayu sehingga menghasilkan aroma khas menggoda.
Teksturnya lembut dan kenyal dengan rasa manis dan gurih seimbang. Surabi biasanya disajikan dengan kinca atau gula merah cair. Sentra pembuatannya berada di Desa Kalibeluk dan Pasar Warungasem.
5. Corobikang
Corobikang adalah kue tradisional khas Batang berbentuk bunga mekar dengan warna-warni cerah di bagian atas dan bagian bawah yang renyah. Terbuat dari tepung beras dan bahan sederhana lainnya, rasanya manis dan teksturnya unik: lembut di atas, garing di bawah.
Kue ini biasanya dinikmati langsung karena kelezatannya sudah terasa dari adonannya. Corobikang menjadi salah satu jajanan khas yang tetap populer hingga kini.
Dengan 5 kuliner khas Batang ini, liburan ke Batang tidak lengkap tanpa mencicipi cita rasa autentik yang bikin ketagihan. (fin)
Editor : AA Arsyadani