Jawa Pos Radar Lawu – Pulau Sumba di Nusa Tenggara Timur tidak hanya dikenal dengan keindahan alam dan budayanya yang eksotis, tetapi juga memiliki ragam makanan khas yang unik dan kaya cita rasa.
Kuliner khas Sumba banyak dipengaruhi oleh tradisi lokal, bahan alami, serta cara memasak sederhana yang diwariskan turun-temurun.
Bagi wisatawan, mencicipi makanan khas Sumba menjadi pengalaman menarik untuk mengenal budaya masyarakat setempat lebih dekat.
Baca Juga: Cukring, Jajanan Aci Khas Jawa Barat yang Sederhana tapi Bikin Ketagihan, Sekali Coba Pasti Nambah!
1. Kaparak
Kaparak merupakan makanan khas Sumba berbahan daging ayam atau daging babi yang dimasak dengan santan dan aneka rempah tradisional. Rasanya gurih dengan aroma khas yang kuat, sering disajikan saat acara adat.
2. Rumpu Rampe
Rumpu Rampe adalah tumisan daun pepaya muda yang dicampur bunga pepaya, jantung pisang, serta rempah-rempah. Meski terasa sedikit pahit, makanan ini justru digemari karena cita rasanya yang khas dan menyehatkan.
Baca Juga: Berani Coba? Nasi Goreng Pare, Kuliner Unik yang Bikin Penasaran Pecinta Rasa Pahit
3. Jagung Bose
Jagung Bose menjadi makanan pokok masyarakat Sumba. Jagung ditumbuk kasar lalu dimasak bersama kacang-kacangan dan santan hingga menghasilkan tekstur lembut dan rasa gurih alami.
4. Kambing Se’i
Meski identik dengan NTT, Se’i juga populer di Sumba. Daging kambing diasapi dengan kayu tertentu hingga menghasilkan aroma smokey yang khas dan menggugah selera.
Baca Juga: Liburan di Dieng Gak Berasa Kalau Libur Nataru 2025 Belum Main ke 5 Spot Viral Ini!
5. Ikan Kuah Asam Sumba
Olahan ikan segar yang dimasak dengan kuah asam dari jeruk lokal dan rempah sederhana. Rasanya segar, ringan, dan cocok dinikmati di daerah pesisir Sumba.
Kuliner Sumba, Sederhana tapi Berkarakter
Makanan khas Sumba mencerminkan kehidupan masyarakatnya yang dekat dengan alam dan tradisi. Meski diolah sederhana, setiap hidangan memiliki rasa autentik yang sulit dilupakan.
Jika berkunjung ke Sumba, jangan hanya menikmati pantai dan savananya. Luangkan waktu untuk mencicipi kuliner khasnya agar perjalananmu semakin lengkap dan berkesan.(hisam-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid