Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

4 Kuliner Autentik Rembang yang Jarang Diketahui Wisatawan, Nomor 2 Paling Bikin Penasaran!

Sukma Maharani Putri • Sabtu, 6 Desember 2025 | 23:15 WIB
Kue satru
Kue satru

Jawa Pos Radar Lawu - Rembang bukan hanya kaya akan sejarah dan budaya, tetapi juga menyimpan deretan kuliner khas yang belum banyak diketahui wisatawan.

Empat hidangan berikut ini menyajikan rasa autentik yang mencerminkan tradisi pesisir dan kearifan lokal masyarakat Rembang.

Cocok untuk Anda yang ingin menjelajahi cita rasa baru saat berkunjung!

1. Kue Satru

Penyuka camilan manis wajib memasukkan Kue Satru ke dalam daftar buruan ketika berada di Rembang. Kudapan tradisional ini tampil menawan dengan bentuk menyerupai bintang, bunga, hingga daun.

Terbuat dari campuran kacang hijau, tepung sagu, dan gula pasir, Kue Satru memiliki perpaduan rasa gurih dan manis. Teksturnya lembut dan mudah “rontok” ketika masuk ke mulut, menghadirkan sensasi yang khas dan bikin nagih.

Harganya juga sangat ramah kantong, sekitar Rp15.000 per bungkus, dan mudah ditemukan di berbagai toko oleh-oleh. Cocok sebagai teman perjalanan maupun bingkisan untuk keluarga.

2. Urap Latoh

Belum lengkap rasanya menjelajahi kuliner Rembang tanpa mencicipi Urap Latoh. Hidangan ini menggunakan rumput laut Caulerpa, atau yang oleh warga setempat dikenal sebagai Latoh atau anggur laut.

Teksturnya renyah dan meletup di mulut, berpadu dengan kelapa parut berbumbu, kemangi, dan irisan mentimun yang memberi sensasi segar, gurih, dan ringan.

Urap Latoh biasanya hanya tersedia saat musim kemarau dan paling mudah ditemukan di pasar tradisional, terutama di kawasan pesisir seperti Desa Dasun, Kecamatan Lasem. Jadi, pastikan Anda datang pada musim yang tepat agar tidak melewatkannya!

3. Nasi Tahu Sarepeh

Kuliner legendaris ini telah bertahan lebih dari tiga generasi. Nasi Tahu Sarepeh disajikan dengan kombinasi nasi hangat, tahu berbumbu kacang pedas-manis, taoge segar, daun jati, serta sate ayam kampung.

Perpaduan ini menghasilkan cita rasa unik yang sulit ditemukan di daerah lain. Tidak heran, warung-warung penyaji hidangan ini selalu ramai didatangi pecinta kuliner lokal.

Dengan harga Rp15.000–Rp30.000 per porsi, pengalaman mencicipi hidangan khas ini dijamin memuaskan.

4. Kue Dumbeg

Kue Dumbeg adalah salah satu kuliner paling khas dari Rembang, terutama dari wilayah Lasem. Dibuat dari tepung beras, tepung ketan, santan, gula merah, garam, dan air nira, Dumbeg dibungkus daun lontar yang dipilin membentuk kerucut.

Bentuk kerucut ini memiliki filosofi mendalam, yakni melambangkan sifat rendah hati atau tawaduk. Teksturnya kenyal seperti jenang dengan rasa manis-legit yang menenangkan.

Kue ini biasanya hadir pada acara adat seperti sedekah bumi dan pesta rakyat.

Anda dapat menemukannya di pasar tradisional dengan harga sekitar Rp2.000 per buah, murah, lezat, dan cocok untuk oleh-oleh. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#rembang #Kuliner Rembang #wisata rembang