Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

5 Kuliner Legendaris di Sragen yang Sudah Bertahan Puluhan Tahun, dari Botok Mercon Pedas sampai Soto Gurih Kuah Rempah!

Sukma Maharani Putri • Selasa, 30 September 2025 | 22:01 WIB

 

 

 

Botok Mercon Mbah Wiro
Botok Mercon Mbah Wiro

Jawa Pos Radar Lawu - Sragen, yang akrab disebut sebagai Bumi Sukowati, ternyata menyimpan jejak kuliner tradisional yang sudah eksis selama puluhan tahun.

Kota kecil di jalur lintasan Solo–Ngawi ini bukan hanya tempat persinggahan, melainkan juga destinasi wisata kuliner dengan cita rasa khas yang terjaga lintas generasi.

Dari botok mercon pedas yang bikin keringat bercucuran, sate kambing empuk yang sudah terkenal sejak lama, sampai soto gurih berkuah rempah yang legendaris.

Berikut 5 kuliner legendaris Sragen yang wajib dicoba ketika berkunjung:

1. Botok Mercon Mbah Wiro

Berlokasi di pusat kota, Botok Mercon Mbah Wiro sudah ada sejak 1980-an.

Rasa pedas gurihnya khas, dibungkus daun pisang, membuat siapa pun yang mencoba pasti ketagihan.

Menu favorit antara lain Botok Ayam Mercon (Rp13.000–Rp16.000), Botok Ikan Patin Mercon (Rp10.000–Rp13.000), hingga Botok Kepala Patin (Rp13.000).

Jam buka mulai pukul 08.00–17.00 WIB, tapi biasanya cepat habis, jadi disarankan datang lebih awal.

Baca Juga: 5 Destinasi Wisata Populer di Cirebon dengan Harga Tiket Terjangkau, Plus Kuliner Khas yang Wajib Kamu Coba Saat Liburan

2. Sate Kambing H. Widi

Beralamat di Magero, Sragen Tengah, sate legendaris ini terkenal dengan daging kambing segar dari peternakan sendiri.

Teksturnya empuk, bumbunya meresap, dan aromanya menggoda.

Menu andalan meliputi sate kambing, tongseng, tengkleng, gulai, hingga rica. Harga sate sekitar Rp30.000/porsi.

Buka mulai 09.00–20.00 WIB.

3. Soto Girin Sragen

Berdiri sejak 1953, Soto Girin berada di Jl. Sukowati, Sragen Wetan.

Soto ini dimasak dengan cara tradisional menggunakan kuali tanah liat dan kayu bakar.

Isiannya terdiri dari nasi, daging sapi, kecambah, bawang goreng, seledri, dan kuah bening gurih.

Harganya sangat terjangkau, Rp10.000–Rp13.000/porsi, dengan tambahan lauk sesuai selera.

Jam buka mulai 04.00 pagi hingga siang hari.

4. Sate Kambing 354

Nama Sate Kambing 354 juga jadi ikon Sragen.

Berlokasi di Jl. WR. Supratman, Magero, Sragen Tengah, warung ini terkenal dengan sate buntel, gulai, dan tengkleng selain sate kambing biasa.

Harga menu: sate kambing Rp38.000, sate buntel Rp30.000, gulai kambing Rp30.000.
Jam buka: 09.00–20.00 WIB.

5. Soto Daging Sapi S. Gimo

Berdiri sejak 1975, Soto Gimo didirikan oleh Sugimo, putra dari pendiri Soto Girin.

Berbeda dengan Soto Girin, kuah Soto Gimo lebih keruh dan kaya rempah.

Isinya berupa nasi, daging sapi, tauge, bawang goreng, dan daun bawang dalam kuah kuning gurih.

Harga sangat terjangkau, hanya Rp8.000 per porsi.

Jam buka mulai 06.00–15.00 WIB, lalu buka lagi sore hingga malam.

Kuliner legendaris Sragen ini bukan hanya soal rasa, tapi juga warisan sejarah kuliner yang hidup lintas generasi.

So, jika kamu sedang melintas atau berkunjung ke Sragen, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi salah satunya.

Dijamin akan mendapat pengalaman kuliner yang otentik, nikmat, dan penuh cerita. (fin)

 

Editor : AA Arsyadani
#kuliner tradisional #kuliner jawa #sragen