Jawa Pos Radar Lawu-Kalau berbicara tentang oleh-oleh khas Bandung, selain brownies kukus atau batagor, tentu nama peuyeum selalu ikut disebut. Makanan tradisional berbahan dasar singkong ini bukan hanya camilan biasa, tapi juga bagian dari warisan kuliner Sunda yang sudah ada sejak lama.
Yuk, kita kenalan lebih dekat dengan peuyeum!
Apa Itu Peuyeum?
Peuyeum adalah fermentasi singkong yang diolah menggunakan ragi hingga menghasilkan tekstur lembut, rasa manis alami, dan sedikit aroma khas. Banyak orang mengira peuyeum sama dengan tape singkong, padahal sebenarnya berbeda.
Jika tape biasanya lembek dan berair, peuyeum cenderung lebih kering dan padat, sehingga bisa dimakan langsung tanpa berantakan. Karena teksturnya yang mudah digenggam, peuyeum juga sering dijadikan camilan saat perjalanan atau oleh-oleh khas Bandung.
Asal-Usul Peuyeum
Peuyeum sudah ada sejak zaman kolonial Belanda. Konon, singkong menjadi bahan makanan populer karena mudah ditanam di tanah Jawa Barat. Orang Sunda kemudian mengolahnya dengan cara difermentasi agar tahan lebih lama dan punya rasa lebih nikmat.
Nama “peuyeum” sendiri berasal dari bahasa Sunda yang berarti “fermentasi”. Dari sinilah lahir camilan yang kini menjadi identitas kuliner Bandung.
Proses Pembuatan Peuyeum
Membuat peuyeum sebenarnya cukup sederhana, tapi butuh kesabaran. Berikut langkah-langkah tradisionalnya:
1.Singkong dikupas dan dicuci bersih.
2.Direbus atau dikukus hingga matang dan empuk.
3.Setelah dingin, singkong diberi taburan ragi khusus untuk fermentasi.
4.Singkong kemudian disusun dalam wadah tertutup, biasanya dibungkus dengan daun pisang atau plastik.
5.Proses fermentasi berlangsung selama 2–3 hari hingga singkong berubah rasa, tekstur, dan aromanya.
Hasilnya adalah peuyeum yang legit, wangi khas, dan siap disantap.
Ciri Khas dan Perbedaan dengan Tape Singkong
-Tape Singkong: Teksturnya lebih lembek, basah, dan biasanya disajikan dengan kuah manis atau santan.
-Peuyeum Bandung: Lebih kering, padat, dan bisa dimakan langsung layaknya camilan tanpa tambahan apa pun.
Karena itulah, peuyeum sering dijadikan oleh-oleh karena lebih tahan lama dibanding tape biasa.
Cara Menikmati Peuyeum
Selain dimakan langsung, peuyeum juga bisa diolah menjadi berbagai kreasi kuliner, lho!
-Peuyeum goreng: digoreng dengan tepung, rasanya renyah di luar dan lembut di dalam.
-Topping minuman kekinian: ditambahkan pada es kopi susu atau es krim.
-Bahan kue: seperti bolu peuyeum atau brownies peuyeum khas Bandung.
-Minuman tradisional: peuyeum juga bisa dijadikan bahan dasar pembuatan minuman beralkohol ringan tradisional.
Kenapa Peuyeum Jadi Oleh-Oleh Favorit Bandung?
-Rasanya unik – manis alami, legit, dan bikin ketagihan.
-Harga terjangkau – bisa didapat mulai dari Rp15.000 – Rp30.000 per ikat.
-Tahan lama – bisa awet beberapa hari tanpa kulkas.
-Ikonik Bandung – hampir semua toko oleh-oleh di Bandung selalu menjual peuyeum, bahkan sering digantung di depan toko sebagai tanda khas.(galuh-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid