Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Sehari Penuh Makan Enak di Banyuwangi, Ini 5 Kuliner Legendaris Khas Kekayaan Budaya Osing!

Arif Santosa • Rabu, 27 Agustus 2025 | 01:40 WIB
Nasi Tempong Mbok Nah, kuliner legendaris Banyuwangi.
Nasi Tempong Mbok Nah, kuliner legendaris Banyuwangi.

Jawa Pos Radar Lawu – Banyuwangi bukan hanya surga bagi para backpacker dan pecinta alam, tapi juga destinasi impian para food hunter.

Kuliner khas Banyuwangi mencerminkan kekayaan budaya Osing dan Jawa Timur yang penuh cita rasa. Dari pagi hingga malam, kamu bisa menjajal makanan legendaris yang menggoyang lidah.

Berikut panduan wisata kuliner seharian di Banyuwangi yang tak boleh kamu lewatkan.

Pagi Hari: Nasi Tempong Mbok Nah

Mulai hari dengan sarapan pedas yang membangunkan selera: Nasi Tempong. Disajikan dengan nasi hangat, sayur rebus, tempe, tahu, ikan asin, dan sambal super pedas yang “menampar” lidah alias nempong.

Warung Mbok Nah, sudah puluhan tahun menjadi ikon kuliner pedas di Banyuwangi. Cocok untuk kamu yang butuh energi ekstra sejak pagi.

Menjelang Siang: Rujak Soto Pak Rusdi

Ingin yang segar sekaligus gurih? Coba Rujak Soto, kuliner unik yang menggabungkan rujak sayur dan kuah soto daging. Meski terdengar aneh, rasa dan teksturnya justru harmonis dan bikin ketagihan.

Warung Pak Rusdi di pusat kota adalah salah satu tempat terbaik untuk mencicipinya. Wajib coba kalau ke Banyuwangi!

Makan Siang: Sego Cawuk Bu Mantih

Saat perut mulai lapar, waktunya santap siang dengan Sego Cawuk. Hidangan ini terdiri dari nasi dengan kuah kelapa parut, jagung muda, dan kuah pindang khas.

Baca Juga: Ternyata BRI Pertama Kali Lahir di Kabupaten Ini 1895 Silam, 7 Alasan Kenapa Banyumas Ngangenin!

Baca Juga: Rahasia Ramalan Jodoh Jawa Berdasarkan Weton: Lengkap dengan 6 Petung Perjodohan, Cara Hitung Neptu, dan Tafsir Cocok Tidaknya Pasangan Hidup

Warung Bu Mantih dikenal sebagai penyaji Sego Cawuk terenak di kota ini. Rasanya legit, gurih, dan bikin kangen.

Sore Hari: Pecel Pitik di Desa Kemiren

Menjelang sore, arahkan langkah ke Desa Kemiren, pusat budaya Osing. Di sini, kamu bisa menikmati Pecel Pitik, sajian ayam kampung bakar berbumbu kelapa pedas.

Dahulu, makanan ini hanya disajikan dalam ritual adat.

Kini, wisatawan bisa menikmati kelezatannya sambil belajar budaya lokal yang autentik.

Malam Hari: Rawon Bik Ati

Tutup hari dengan semangkuk Rawon hangat dari Warung Rawon Bik Ati. Daging sapinya empuk, kuah kluweknya pekat, dan disajikan dengan sambal serta tauge segar.

Kuliner legendaris ini menjadi salah satu makanan penutup yang pas untuk mengakhiri perjalanan kuliner kamu di Banyuwangi.

Tips Wisata Kuliner di Banyuwangi:

Datang lebih pagi ke warung legendaris untuk menghindari kehabisan.

Sediakan ruang ekstra di perut karena porsi makanan cukup mengenyangkan.

Cicipi minuman lokal, seperti es dawet atau kopi khas Banyuwangi untuk menyegarkan mulut di antara waktu makan.

Banyuwangi: Kota Rasa yang Tak Sekadar Dilalui

Banyuwangi membuktikan dirinya bukan hanya tempat untuk bertualang, tapi juga untuk menikmati kekayaan rasa.

Dalam sehari, kamu bisa merasakan beragam menu dari yang pedas membakar hingga gurih berkuah yang menggoda.

Jangan cuma lewat, tapi cicipi kekayaan rasa di ujung timur Pulau Jawa ini! (kid)

 

Editor : Nur Wachid
#kuliner #rekomendasi #banyuwangi #kuliner khas #Rawon Bik Ati #Sego Cawuk Bu Mantih #kuliner legendaris #Pecel Pitik di Desa Kemiren #Rujak Soto Pak Rusdi #Nasi Tempong Mbok Nah