Jawa Pos Radar Lawu - Camilan berbahan dasar ayam ini kembali jadi favorit berkat variasi terbarunya dimsum goreng isi keju lumer.
Selain renyah di luar, isian daging ayam yang gurih dipadukan dengan lelehan keju di bagian dalam menjadikan makanan ini banyak digemari dan tengah tren di media sosial.
Dimsum selama ini dikenal sebagai camilan berbahan dasar ayam yang dikukus. Namun, tren terbaru menunjukkan bahwa versi dimsum goreng dengan isian keju lumer semakin populer di kalangan anak muda dan pencinta makanan kekinian.
Kombinasi antara kulit lumpia yang garing, adonan ayam gurih, serta keju yang meleleh di dalamnya menciptakan sensasi makan yang unik renyah, lembut, dan creamy sekaligus.
Selain disukai karena rasanya, tampilannya yang menggugah selera menjadikan dimsum keju lumer cocok untuk ide jualan atau suguhan saat berkumpul bersama keluarga.
Bahan Dimsum Goreng Keju Lumer:
300 gram daging ayam bagian paha
300 gram daging ayam bagian dada
70 gram tepung premiks
2 butir putih telur
1 sdm saus tiram
1 sdm kecap asin
1 sdm minyak wijen
1 sdm bawang putih bubuk
1 sdt merica bubuk
1 sdm kaldu ayam bubuk
20 gram susu kental manis
Keju oles dan keju quick melt secukupnya
Kulit lumpia
Larutan tepung terigu (sebagai perekat)
Cara Membuat:
1. Haluskan daging dada ayam, putih telur, saus tiram, kecap asin, minyak wijen, kaldu ayam, merica, bawang putih bubuk, dan tepung premiks menggunakan blender atau chopper.
2. Masukkan daging paha ayam yang sudah dicincang kasar ke dalam adonan, lalu pindahkan ke mangkuk besar.
3. Tambahkan keju oles, keju cepat leleh (quick melt), serta susu kental manis. Aduk rata dan sisihkan.
4. Siapkan larutan tepung terigu sebagai perekat kulit lumpia.
Dimsum goreng keju lumer tidak hanya menggoda dari segi rasa, tetapi juga tampil menggugah selera dengan lelehan kejunya yang melimpah.
Cocok sebagai menu camilan keluarga, ide jualan kekinian, atau pelengkap sajian saat berkumpul.
Dengan bahan yang mudah didapat dan langkah praktis, siapa pun bisa mencoba membuatnya sendiri di rumah.
(*/naz)
Penulis: Nazala Syifa Julieta/Politeknik Negeri Madiun