Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Berkunjung ke Grebeg Suro 2025? Ini 4 Oleh-Oleh Ponorogo yang Paling Banyak Diburu

Muhammad Aditya Pangestu • Kamis, 19 Juni 2025 | 21:23 WIB
Oleh-oleh khas Ponorogo yang paling banyak diburu
Oleh-oleh khas Ponorogo yang paling banyak diburu

Jawa Pos Radar Lawu - Mengunjungi Ponorogo saat perayaan Grebeg Suro 2025 tentu menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Dari kemegahan Festival Reog hingga ragam tradisi sakral yang digelar setiap tahunnya, kota ini selalu sukses menyambut wisatawan dari berbagai penjuru.

Tapi tunggu dulu, rasanya kurang lengkap kalau pulang tanpa membawa oleh-oleh khas yang hanya bisa kamu temukan di kota yang dikenal sebagai Bumi Reog ini.

Nah, berikut empat rekomendasi buah tangan yang wajib kamu bawa pulang usai menikmati kemeriahan Grebeg Suro:

Topeng Reog Mini

Kalau sudah nonton Reog, tentu oleh-oleh pertama yang wajib diburu adalah Topeng Reog Mini.

Miniatur topeng ini dibuat menyerupai bentuk asli barongan Reog, lengkap dengan hiasan dan detail yang menawan. 

Selain cocok dijadikan pajangan di rumah, topeng ini juga bisa menjadi souvenir menarik untuk kolega atau sahabat.

Kamu bisa dengan mudah menemukannya di sekitar Alun-Alun Ponorogo dengan harga mulai dari empat puluh ribu rupiah.

Kerajinan Anyaman Bambu

Ponorogo juga dikenal dengan hasil kerajinan bambunya yang unik dan estetik.

Produk anyaman ini sering dibentuk menjadi teko, cangkir, nampan, hingga berbagai aksesori rumah tangga. Selain cantik, kerajinan ini juga fungsional dan ramah lingkungan. 

Kerajinan bambu bisa kamu temukan di sejumlah pusat oleh-oleh, kawasan wisata, atau lapak pedagang kaki lima di sekitar pusat kota dengan harga mulai dua puluh ribu rupiah, tergantung bentuk dan ukuran.

Jenang Mirah

Beralih ke oleh-oleh kuliner, Jenang Mirah adalah salah satu jajanan khas yang sudah melegenda di Ponorogo.

Jenang ini memiliki tekstur yang lembut dan legit, dengan rasa manis khas dan taburan wijen di atasnya. 

Rasanya klasik dan cocok dijadikan buah tangan untuk keluarga di rumah.

Kamu bisa membeli Jenang Mirah di Jalan Wilis, Kelurahan Nologaten, Kecamatan Ponorogo, dengan harga mulai dua puluh lima ribu rupiah per bungkus.

Gethuk Golan

Gethuk Golan adalah penganan tradisional yang masih bertahan hingga sekarang.

Gethuk ini berbeda dari biasanya karena disajikan bersama jadah, lalu dibalut parutan kelapa dan diberi gula. Rasanya manis, gurih, dan bikin ketagihan. 

Jika ingin mencicipi yang asli, kamu bisa langsung menuju Desa Golan di Kecamatan Sukorejo.

Namun, versi umumnya juga banyak dijumpai di kawasan Pasar Songgolangit. Harganya pun sangat terjangkau, mulai dua ribu rupiah saja per potong.

Itulah empat oleh-oleh khas Ponorogo yang sayang jika dilewatkan saat berkunjung di momen Grebeg Suro 2025. 

Baca Juga: Demo Sopir Truk Ponorogo, Desak Revisi UU dan Hapus Pungli!

Selain mendukung pelaku UMKM lokal, membawa buah tangan juga menjadi bentuk apresiasi atas kekayaan budaya dan kuliner yang dimiliki kota Reog.

Jadi, sudah tahu oleh-oleh mana yang akan kamu bawa pulang? (*)

Photo
Photo
Editor : Riana M.
#kuliner #oleh-oleh #buah tangan #grebeg suro #ponorogo