Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

5 Kuliner Khas Imlek yang Membawa Keberuntungan dan Punya Makna Filosofis

Muhammad Aditya Pangestu • Kamis, 16 Januari 2025 | 16:41 WIB
Kue Keranjang
Kue Keranjang

Jawa Pos Radar Lawu-Tahun Baru Imlek tidak hanya dirayakan dengan dekorasi megah dan suasana yang semarak, tetapi juga dengan beragam hidangan khas yang kaya akan simbolisme.

Kuliner khas Imlek memiliki makna mendalam yang diyakini membawa keberuntungan, rejeki, dan kebahagiaan di tahun mendatang.

Berikut beberapa hidangan istimewa yang selalu hadir saat perayaan Imlek.

  1. Kue Ku

Kue Ku, atau kue tok cake, adalah kue tradisional berbentuk kecil bulat atau oval.

Dibungkus dengan kulit ketan yang lembut dan lengket, kue ini diisi dengan isian manis seperti kacang hijau.

Kue Ku, atau kue tok cake, adalah kue tradisional berbentuk kecil bulat atau oval.
Kue Ku, atau kue tok cake, adalah kue tradisional berbentuk kecil bulat atau oval.
Baca Juga: Kontroversi Pembongkaran Makam Wali Lima di Ngawi, PWI Ungkap Alasan

Kue ini memiliki ciri khas warna merah cerah, yang melambangkan keberuntungan dan kemakmuran.

Bentuknya yang menyerupai tempurung juga memiliki makna perlindungan dan harapan untuk kehidupan yang stabil.

Kehadiran kue Ku di meja makan saat Imlek dipercaya membawa rejeki dan kebahagiaan bagi keluarga.

  1. Kue Keranjang

Kue keranjang, atau dikenal juga sebagai nian gao, merupakan salah satu makanan ikonik saat Imlek.

Kue ini umumnya dibuat menjelang Tahun Baru Imlek dan memiliki bentuk bulat yang melambangkan harapan agar keluarga selalu rukun dan bersatu.

Kue Keranjang
Kue Keranjang
Baca Juga: Live TikTok Kebakaran Glodok Plaza, Perekam Sebut Api Berasal dari Atap Gedung

Penyusunan kue ini pun tidak sembarangan. Biasanya, kue disusun bertingkat dari yang kecil hingga besar.

Maknanya adalah harapan untuk rejeki dan kemakmuran yang terus meningkat.

Selain itu, teksturnya yang lengket memiliki simbol keakraban dan keharmonisan antaranggota keluarga, sehingga menjadikan kue keranjang tidak hanya lezat tetapi juga sarat nilai filosofi.

  1. Jeruk Mandarin

Jeruk mandarin adalah buah yang tidak pernah absen dari perayaan Imlek.

Buah ini disajikan karena melambangkan kemakmuran, kesejahteraan, dan kekayaan.

Warna oranye cerah serta bentuknya yang bulat menjadi simbol keberuntungan yang terus bertumbuh.
Warna oranye cerah serta bentuknya yang bulat menjadi simbol keberuntungan yang terus bertumbuh.

Warna oranye cerah serta bentuknya yang bulat menjadi simbol keberuntungan yang terus bertumbuh.

Biasanya, jeruk mandarin disajikan lengkap dengan daunnya sebagai tanda kehidupan dan kesuburan.

Tradisi ini menunjukkan harapan besar agar setiap individu dan keluarga diberkati dengan keberhasilan dan rejeki yang melimpah.

  1. Lapis Legit

Kue lapis legit, dengan tekstur padat dan berlapis, menjadi hidangan favorit saat Imlek. Setiap lapis pada kue ini mencerminkan harapan untuk rejeki yang berlipat ganda hingga tumpang tindih di tahun yang akan datang. 

Setiap lapis pada kue ini mencerminkan harapan untuk rejeki yang berlipat ganda hingga tumpang tindih di tahun yang akan datang.
Setiap lapis pada kue ini mencerminkan harapan untuk rejeki yang berlipat ganda hingga tumpang tindih di tahun yang akan datang.

Selain makna simbolisnya, rasa legit dan manis dari kue ini dipercaya memberikan doa agar kehidupan di masa depan tetap manis dan penuh keberuntungan.

Tidak hanya menggugah selera, lapis legit juga menjadi simbol doa yang tulus untuk tahun baru yang penuh berkah.

  1. Yee Sang

Baca Juga: Imlek dengan Nonton Film Bersama Famili, Ada Tujuh Rekomendasi, Salah Satunya Cerita Kehangatan Keluarga Jelang Kematian Nenek

Yee sang, atau dikenal sebagai salad kemakmuran, adalah hidangan khas Imlek yang penuh makna.

Terbuat dari campuran sayuran segar yang dipadukan dengan ikan, yee sang disajikan dalam tradisi unik.

Saat menikmatinya, anggota keluarga bersama-sama mengangkat sumpit atau piring yee sang setinggi mungkin.

Yee sang, atau dikenal sebagai salad kemakmuran
Yee sang, atau dikenal sebagai salad kemakmuran

Hal ini dilakukan sebagai simbol menggantungkan harapan besar untuk kesuksesan dan keberuntungan di masa depan.

Tradisi ini menggambarkan semangat persatuan dan doa untuk keberhasilan bersama.

Setiap hidangan Imlek bukan sekadar makanan, melainkan simbol doa, harapan, dan kebersamaan.

Menikmati kuliner ini saat Imlek menjadi bagian dari tradisi yang mempererat hubungan keluarga sekaligus membawa semangat baru untuk tahun yang lebih baik. (*)

Editor : Riana M.
#simbolisme #perayaan imlek #kue ku #kuliner khas imlek #lapis legit #kue keranjang #imlek #jeruk mandarin