Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Viral! Kuliner Khas Madiun yang Namanya Unik Bikin Lidah Terpeleset

Muhammad Aditya Pangestu • Selasa, 18 Juni 2024 | 03:46 WIB

Gombelwakcukdongti, kuliner viral dengan nama unik bikin lidah terpeleset.
Gombelwakcukdongti, kuliner viral dengan nama unik bikin lidah terpeleset.

Jawa Pos Radar Lawu - Madiun merupakan daerah dengan segudang kuliner yang menggoda.

Selain Brem dan Pecel ternyata masih menyimpan kekayaan kuliner lain yang tak kalah menarik.

Bukan hanya dari segi rasa, tapi juga nama-namanya yang aneh dan menimbulkan penasaran.

Baru-baru ini adalah salah satu kuliner yang viral karena unik mungkin akan membuat lidah penikmatnya terpeleset karena kesulitan mengucapkan, yakni Gombelwakcukdongti atau kepanjangan dari sego sambel kluwak pincuk godhong jati.

Kuliner ini sekilas nampak seperti nasi dengan sambel biasa pada umumnya, namun berbeda dengan Gombelwakcukdongti ini yang memiliki warna hitam pada sambalnya.

Warna hitam ini berasal dari kluwak yang diulek bersamaan dengan cabai rawit, sehingga menciptakan perpaduan rasa yang unik dan lezat.

Selain itu ditambah dengan hadirnya belut goreng yang gurih kian melengkapi kelezatan menu kuliner khas Madiun ini.

Ada beberapa cara penyajian untuk menikmati Gombelwakcukdongti.

Pertama, bisa langsung dinikmati dengan nasi putih yang dibungkus daun jati, disertai sayur baik dan lauk pauk tambahan yang seperti tempe goreng, ikan patin, telur dan belut goreng bisa dipilih sesuai request.

Untuk penyajian kedua, sambalnya dibeli terpisah dalam kemasan kaleng untuk dibawa pulang atau dikirim ke luar kota.

Ini memberikan fleksibilitas bagi para penggemar kuliner Gombelwakcukdongti yang ingin menikmatinya kapan pun dan dimana pun.

Dikutip Radar Lawu dari Radar Madiun pencetus pertama Gombelwakcukdongti adalah Sri Martini.

Gombelwakcukdongti dijual dengan harga mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 22 ribu per porsi, tarif tersebut tergantung lauk apa saja yang diminta.

Selain itu, jika ingin membeli sambalnya saja dijual seharga Rp 35 ribu per kaleng. Produk ini memiliki masa kedaluwarsa sekitar satu minggu jika disimpan dalam lemari es.

Warung Gombelwakcukdongti Sri Martini ini, setiap harinya sangat ramai dikunjungi oleh pelanggan, baik dari warga Madiun sendiri maupun dari luar daerah.

Bahkan kelezatannya ini sudah dirasakan oleh pejabat dari Pemerintah Kabupaten Madiun dan anggota dewan yang sudah menjadi langganan di tempatnya.

Jika penasaran dengan Warung Bu Sri Martini ini , lokasinya berada di Desa Sirapan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.

Bagi anda yang sedang singgah di Kabupaten Madiun, kuliner ini viral satu ini wajib banget untuk dicicipi. (*)

Editor : Riana M.
#kuliner #harga #makanan khas #Madiun #kuliner khas #jawa timur #sambal #Gombelwakcukdongti #warna hitam #ciri khas