Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Mudik via Jalur Pansela Pacitan? Sempatkan Mampir di Warung Soto Ini, Langganan Presiden SBY!

Nur Cahyono • Minggu, 14 April 2024 | 01:00 WIB

NUR CAHYONO/JAWA POS RADAR PACITAN

WAJIB DICICIPI: Warung Soto Ayam Ny Sugiyati di Jalan Maghribi, Desa Menadi, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, jujukannya orang-orang penting.

 

Soto Ayam Ny Sugiyati, Khas Pacitan Banget

 

RAMAI: Warung Makan Bu Sugiati di Pacitan. (NUR CAHYONO/RADAR PACITAN)
RAMAI: Warung Makan Bu Sugiati di Pacitan. (NUR CAHYONO/RADAR PACITAN)

PACITAN, Jawa Pos Radar Lawu - Kementerian PUPR menyiapkan jalur Pantai Selatan (Pansela) Jawa sebagai jalur alternatif pemudik Lebaran 2024.

Di jalur ini, pemudik tidak hanya disuguhi pemandangan alam yang indah  tapi juga bisa mencicipi nikmatnya beragam kuliner lokal.

Jalur Pansela terbentang di lima provinsi. Mulai dari Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), hingga Jawa Timur. Tak terkecuali Pacitan.

Di Kota 1.001 gua ini ada beberpa kuliner yang layak dicoba pemudik sembari beristirahat dalam perjalanan. 

Salah satu yang paling populer adalah soto Ny Sugiyati. Warung di Pacitan kota ini buka mulai pukul 15.00 sampai 23.00.

Meski buka sore hingga malam, namun tak pernah sepi pembeli. Yang datang kebanyakan rombongan.

Pelat kendaraan non-AE mendominasi. Itu menandakan bahwa mereka warga dari luar Madiun Raya.

Soto racikan Sugiyati memang khas. Dalam semangkuk tidak hanya terdiri dari kuah bening, ayam suwir, taburan daun seledri, loncang, dan bawang merah goreng.

Baca Juga: Libur Lebaran di Ngawi, Simak 3 Rekomendasi Kuliner Legendaris Ngawi yang Wajib Dicoba

Ada kacang tanah goreng yang memberi sensasi klethus-klethus saat mengunyahnya. ‘’Sudah jualan sejak tahun 1983,’’ kata Sugiyati.

Kuah dan kecap, merupakan kunci dari soto yang disajikannya. Kecap diproduksi sendiri dan selalu terbarukan dalam dua hari sekali.

Sugiyati menghabiskan 10 kilogram gula merah untuk membuatnya. Sugiyati juga menangani sendiri pengolahan ayam kampung yang dipotong sendiri.

Daging ayam direbus, lalu disuwir-suwir  untuk dijadikan campuran soto.

Selain itu, ada rempah-rempah khusus serta resep rahasia yang membuat kuah soto lebih bening dan terasa kaldu ayamnya.

‘’Yang membedakan dengan soto dari daerah lain, kalau soto Pacitan kuahnya bening tidak memakai santan,’’ tuturnya.

Warung yang dikelola keluarga Sugiyati sejak 41 tahun silam  ini tidak hanya menyediakan soto. Tapi juga menu rumahan lain.

Mulai sayur kikil, tempe, nangka muda, oseng-oseng hingga semur. Tersedia pula beragam jajanan pasar.

Saking terkenalnya, sejumlah figur penting pernah mampir ke tempat ini. Salah satunya almarhum maestro campursari Didi Kempot.

Pelantun tembang 'Ambyar' itu pernah singgah untuk makan usai manggung di Pacitan. Dia mencicipi menu yang dikenal lezat dan berbumbu sedap itu.

Tokoh penting lainnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang fotonya juga dipajang di warung ini.

Sebagai putra daerah Pacitan, SBY yang kala itu menjabat Presiden Ke-6 RI menyempatkan mampir ke warung di Jl Maghribi 14 Desa Menadi, Kecamatan Pacitan, ini. Tentu saja untuk menyantap soto ayam khas Ny Sugiyati ini. (hyo/sat)

Editor : Mizan Ahsani
#kuliner #mudik #pacitan #soto