Jawa Pos Radar Lawu - Feng Shui merupakan ilmu dan seni merancang lingkungan harmonis yang berasal dari Tiongkok kuno yang mana metode feng shui klasik dikembangkan.
Feng shui klasik memiliki dasar berupa observasi dan analisis bentuk lahan, jalur air, serta penempatan struktur bangunan.
Tidak hanya memperhatikan hal-hal tersebut, distribusi dan kualitas Qi, kesimbangan unsur, arah dan lokasi menguntungkan atau tidak menguntukan juga dapat menentukan tindakan yang harus diambil untuk mencapai hasil yang diinginkan.
Oleh sebab itu, pendekatan feng shui dibagi menjadi dua, yaitu feng shui klasik dan feng shui kontemporer.
Perbedaan keduanya terdapat pada alirannya, yaitu :
- Form School
Ini merupakan dokumen atau tulisan mengenai bentuk aliran feng shui klasik yang tertua.
Aliran ini pada awalnya berkaitan dengan penempatan dan orientasi makam untuk orang yang telah meninggal.
Namun prinsip-prinsipnya kemuduan dipindahkan ke bangunan yang digunakan oleh orang yang masih hidup.
Form school inu merupakan bentuk aliran klasik yang meneliti dan menilai bentuk objek dan bentuk fisik di lingkungan alam dan buatan, bersama dengan elemen transformasional, aliran Qi, dan mainfestasi Yin dan Yang.
- Compass School
Aliran inu merupakan aliran klasik Feng Shui yang melibatkan perhitungan numerik berdasarkan arah bangunan menghadap, yang kemudian ditentukan menggunakan kompas barat atau dalam bahasa China disebut dengan Luo Pan.
Analisis ini didasarkan pada delapan sektor kompas dan triagram Ba Gua. Sedangkan Luo Shu digunakan untuk menganalisis bintang terbang.
Bahkan tanggal lahir seseorang juga dapat turut diperhitungkan untuk membantu mengindentifikasi hubungan antara individu dan pola energi lingkungan. (*)
Editor : Riana M.