Jawa Pos Radar Lawu - Bagi kamu yang ingin merasakan serunya mendaki tanpa harus menghadapi jalur terjal, memilih gunung dengan ketinggian sedang adalah solusi terbaik.
Gunung-gunung ini aman untuk pemula, anak-anak, hingga orang tua, tetapi tetap menyajikan panorama alam yang memukau.
Tanpa perlu perjalanan panjang, kamu bisa menikmati pengalaman mendaki yang nyaman dan berkesan.
Alsan Mendaki Gunung yang Tidak Terlalu Tinggi
Tidak semua pendaki ingin menaklukkan puncak di atas 3.000 mdpl.
Gunung berkelas menengah menawarkan pengalaman lebih santai tanpa mengurangi pesona alamnya.
Berikut inilah alasannya:
-
Cocok bagi pemula yang baru mencoba aktivitas outdoor
-
Jalur lebih singkat dan tidak terlalu menguras tenaga
-
Aman diikuti anak-anak maupun orang tua
-
Pemandangan tetap indah, fotogenik, dan cocok untuk konten liburan
Berikut tujuh gunung pendek terindah di Indonesia yang wajib masuk daftar perjalananmu.
1. Gunung Andong (1.726 mdpl) – Magelang, Jawa Tengah
Gunung Andong dikenal sebagai destinasi ramah pemula karena hanya membutuhkan waktu sekitar 1,5–2 jam untuk mencapai puncaknya.
Panorama 360 derajat menampilkan megahnya Gunung Merbabu, Merapi, dan Sumbing.
Letaknya juga strategis karena dekat dengan Ketep Pass dan Candi Borobudur.
2. Gunung Prau (2.565 mdpl) – Wonosobo, Jawa Tengah
Gunung Prau terkenal memiliki salah satu sunrise terindah di Indonesia.
Padang rumput luas dan latar gunung-gunung besar membuat pendakian ini sangat berkesan.
Jalurnya mudah dan sangat cocok untuk pendaki pemula yang ingin menikmati keindahan kawasan Dieng.
3. Gunung Bromo (2.329 mdpl) – Jawa Timur
Gunung Bromo dapat dinikmati tanpa harus trekking jauh berkat akses jeep wisata.
Daya tarik utamanya meliputi kawah aktif, lautan pasir, serta sunrise dramatis di Bukit Penanjakan.
Cocok untuk wisata keluarga dan pendaki pemula.
4. Gunung Papandayan (2.665 mdpl) – Garut, Jawa Barat
Papandayan terkenal dengan kawah aktif dan padang Edelweiss yang memesona.
Jalurnya landai, ideal untuk keluarga maupun pendaki baru.
Area camping Pondok Saladah juga menjadi favorit karena aksesnya mudah dari Bandung dan Jakarta.
5. Gunung Ijen (2.386 mdpl) – Banyuwangi, Jawa Timur
Salah satu daya tarik utama Ijen adalah fenomena alam langka Blue Fire yang sangat jarang ditemukan di dunia.
Jalurnya cukup ringan dan bisa ditempuh dalam sekitar 2 jam.
Setelah pendakian, kamu bisa melanjutkan wisata pantai atau menikmati eksotisme Banyuwangi.
6. Gunung Pulosari (1.346 mdpl) – Pandeglang, Banten
Terletak hanya sekitar 3 jam dari Jakarta, Pulosari menawarkan jalur singkat 2–3 jam dengan suasana alam asri.
Pendaki juga bisa beristirahat sejenak di air terjun Curug Putri yang berada di rute pendakian.
7. Gunung Nglanggeran (700 mdpl) – Gunung Kidul, Yogyakarta
Gunung api purba ini terkenal sebagai destinasi favorit karena jalurnya sangat mudah dan bisa diselesaikan kurang dari satu jam.
Dari puncaknya, kamu dapat menikmati sunrise, sunset, dan lanskap Desa Wisata Nglanggeran yang menawan. (fin)
Editor : AA Arsyadani