MAGETAN, Jawa Pos Radar Lawu – Ribuan pendaki memadati jalur pendakian Gunung Lawu via Cemorosewu pada Minggu (7/7/2024).
Kepala RPH Sarangan, Supriyanto, mengonfirmasi peningkatan jumlah pendaki. "Yang naik ke puncak via Cemorosewu ada sekitar seribuan lebih pendaki," katanya.
Pendaki datang dengan berbagai tujuan, mulai dari ritual bulan Muharram hingga kegiatan pencinta alam.
Banyak dari mereka adalah pelajar yang sedang libur sekolah, mahasiswa, dan rombongan dari berbagai perguruan.
"Sebagian besar memang untuk ritual bulan Muharram. Mereka berangkat sejak Sabtu saat jelang malam 1 Sura dan biasanya ngecamp beberapa hari untuk ritual berdoa di jalur pendakian," jelas Supri.
Andri Wicahyanto, seorang pendaki Tektok, memulai pendakian sekitar pukul 02.00 dini hari bersama enam temannya dari Boyolali, Jawa Tengah.
Mereka menikmati perjalanan dengan santai, banyak beristirahat, dan menikmati alam.
"Sampai puncak di atas, alhamdulillah cuacanya cerah meski sempat berkabut tapi tidak terlalu dingin," ujarnya.
Saat perjalanan turun sekitar jam 12.00, kondisi berkabut kembali muncul. Namun, sepanjang perjalanan naik, cuaca cukup bersahabat.
"Kita sampai puncak jam 08.00, kita tidak terkendala cuaca karena pemandangan alamnya tetap indah untuk dinikmati," pungkas Andri. (ril/kid)
Editor : Nur Wachid