Dilarang Solo Hiking, Jalur Pendakian Gunung Lawu via Cemorosewu Kembali Dibuka
Aprilita Sari• Sabtu, 3 Februari 2024 | 19:05 WIB
DIBUKA: Pendakian Gunung Lawu via Cemorosewu resmi dibuka Sabtu (3/2) di Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan. (APRILITA SARI/RADAR LAWU).
MAGETAN,Jawa Pos Radar Lawu - Jalur Pendakian Gunung Lawu via Cemorosewu resmi dibuka kembali pada Sabtu (3/2).
Hal tersebut merujuk pada hasil mitigasi jalur pendakian yang dilakukan tim gabungan antara Perhutani dan BPBD Magetan yang telah memastikan jalur tersebut aman.
Yakni pada Berita Acara Peristiwa (BAP) hasil mitigasi jalur pendakian Cemorosewu pasca cuaca ekstrem Nomor: 001/042.3/BAP/LS/LWU/2024 tertanggal 1 Februari.
Asper BKPH Lawu Selatan Windu Prasitama mengatakan saat jalur pendakian resmi dibuka lagi para pendaki juga harus tetap berhati- hati.
Dibukanya lagi jalur pendakian ini berdasarkan juga surat rekomendasi BPBD perihal pembukaan jalur pendakian cemorosewu Nomor: 300.2/036/403.204/20024 tertanggal kemarin (2/1).
Kemudian disetujui Forkopimca Kecamatan Plaosan, Relawan PGL, dan LMDH Hargo Lawu. "Jalur pendakian ini dibuka lagi mulai Sabtu, pukul 07.00," ujarnya.
Dikatakan pula pendakian ini dibuka 24 jam. Pendakian tidak dibolehkan melakukan solo hiking, pendaki wajib memastikan kondisi fisik yang sehat dan tidak memaksakan diri.
Kemudian, pendaki juga harus waspada dan hati- hati pada angin kencang, longsor, dan pohon tumbang.
Selain fokus pada kondisi diri, pendaki saat melakukan pendakian nantinya diharap juga selalu aware pada lingkungan sekitar.
Apabila ada kendala atau kecelakaan harap segera melapor pada petugas.
Diketahui jalur pendakian Gunung Lawu via Cemorosewu tersebut sempat ditutup pada tanggal 18 Januari lalu.
"Selain pendaki harus aware pada diri kita tekankan saat melakukan pendakian juga harus aware pada lingkungan. Karena keselamatan adalah yang utama," pungkasnya. (ril/kid)