KARANGANYAR, Jawa Pos Radar Lawu - Gunung Lawu menjadi salah satu gunung favorit para pendaki. Termasuk pendaki pemula.
Pasalnya, jalur gunung di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur ini tak begitu ekstrem. Bahkan di Gunung Lawu, ada warung yang melayani makan minum pendaki di dekat puncaknya.
Dari sekian banyak jalur pendakian Lawu, Cemoro Kandang dan Candi Cetho paling ramai disambangi masyarakat.
Namun belakangan ini, pendaki harus mencari jalur lain. Pasalnya, jalur pendakian Cemoro Kandang dan Candi Cetho (Karanganyar) ditutup sementara.
Dikutip dari Radar Madiun, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Solo menutup kedua jalur pendakian lantaran terkait dengan urusan kerja sama.
Administratur KPH Solo Herry Merkussiyanto mengungkapkan, jalur pendakian Lawu karena perjanjian kerja sama (PKS) antara Perhutani dengan Pemkab Karanganyar sudah habis.
Selain permasalahan habisnya masa PKS itu, penutupan dua jalur pendakian tersebut juga lantaran regulasi baru dari pemerintah pusat terkait pengelolaan kawasan Lawu.
Diungkapkan Herry, sebelumnya memang ada keringanan operasional jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Kandang dan Candi Cetho.
Artinya, selama pembaruan perjanjian kerja sama, akses dua jalur pendakian Gunung Lawu tersebut tetap dibuka.
"Ya dengan berat hati kami tutup jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Kandang dan Candi Cetho," sebut Herry.
"Memang dulu ada seperti dispensasi. Tapi tahun ini beda. (Dispensasi) sudah tidak berlaku laku. Kami usahakan nanti seminggu atau dua minggu lagi (PKS) segera selesai," imbuhnya.
Dengan ditutupnya jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Kandang dan Candi Cetho, Perhutani telah berkoordinasi dengan petugas di pos pendakian setempat. (radar madiun/naz)
Editor : Mizan Ahsani