Tangan Sering “Dikerubungi Semut”? Ini Penyebab Kesemutan yang Perlu Diketahui

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 10:50 WIB
Ilustrasi Tangan Kesemutan @Alodokter
Ilustrasi Tangan Kesemutan @Alodokter

Jawa Pos Radar Lawu - Aktivitas sehari-hari seperti mengetik, bermain ponsel, bekerja, hingga tidur dalam posisi tertentu terkadang membuat tangan terasa kebas atau seperti ditusuk-tusuk jarum.

Keluhan tersebut biasanya dikenal sebagai kesemutan. Jika hanya muncul sesekali dan cepat hilang setelah posisi tangan diubah, kondisi ini umumnya tidak perlu dikhawatirkan.

Namun, tangan yang sering kesemutan dan berlangsung cukup lama perlu mendapat perhatian.

Sebab, keluhan tersebut tidak selalu berkaitan dengan posisi tubuh, tetapi bisa berhubungan dengan gangguan saraf atau kondisi kesehatan tertentu.

Baca Juga: Jaga Kesehatan Dengan Menerapkan Pola Makan Vegan, Yang Bisa Cegah Penyakit Degeneratif

Tangan Kesemutan Bisa Terjadi karena Saraf Tertekan

Kesemutan terjadi ketika saraf mengalami tekanan atau gangguan. Salah satu penyebab sederhana adalah posisi tangan yang tertindih saat tidur.

Ketika tekanan dilepaskan, sensasi kebas atau seperti ditusuk-tusuk biasanya perlahan menghilang.

Alodokter menyebut kesemutan sementara umumnya berkaitan dengan tekanan pada saraf dan dapat membaik setelah posisi tubuh diperbaiki.

Kebiasaan menggunakan tangan secara berulang juga dapat memicu keluhan.

Misalnya mengetik dalam waktu lama, bermain ponsel, menulis, atau melakukan pekerjaan yang membutuhkan gerakan pergelangan tangan berulang.

Bisa Berkaitan dengan Carpal Tunnel Syndrome

Tangan yang sering kesemutan, terutama pada jari tertentu, juga dapat berkaitan dengan carpal tunnel syndrome (CTS).

Kondisi tersebut terjadi ketika saraf median yang berada di area pergelangan tangan mengalami tekanan.

Selain kesemutan, seseorang dapat merasakan mati rasa, nyeri, hingga tangan terasa lemah.

CTS dapat lebih sering muncul pada orang yang melakukan aktivitas dengan gerakan tangan berulang, seperti mengetik atau menggunakan tangan dalam waktu lama.

Jangan Lupa dengan Kondisi Kesehatan Lain

Kesemutan yang berlangsung lama juga dapat berkaitan dengan beberapa kondisi kesehatan.

Salah satunya adalah neuropati diabetik pada orang dengan diabetes.

Selain itu, gangguan saraf dari area leher, kekurangan vitamin tertentu seperti B1, B6, dan B12, gangguan elektrolit, hingga masalah pada kelenjar tiroid juga dapat menyebabkan kesemutan pada tangan.

Karena penyebabnya cukup beragam, kesemutan yang berulang tidak sebaiknya langsung dianggap sebagai akibat kelelahan saja.

Kapan Tangan Kesemutan Perlu Diperiksa?

Kesemutan yang hanya terjadi sebentar dan membaik setelah posisi tangan diubah biasanya tidak berbahaya.

Namun, pemeriksaan medis diperlukan apabila keluhan terus berlangsung, sering kambuh, semakin berat, atau tidak membaik meski tangan sudah diistirahatkan.

Baca Juga: Jarang Sikat Gigi Sebelum Tidur? Ini 4 Dampaknya bagi Kesehatan Mulut

Terlebih jika kesemutan disertai kelemahan tangan, nyeri hebat, gangguan penglihatan, pusing, atau bicara menjadi pelo.

Kondisi seperti ini membutuhkan penanganan medis segera.

Untuk keluhan yang berulang, dokter dapat mencari penyebabnya melalui pemeriksaan fisik dan, bila diperlukan, pemeriksaan penunjang seperti tes darah atau pemeriksaan fungsi saraf.

(Iis Choirrunisa, Magang Politeknik Negeri Madiun)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : alodokter, Beragam Sumber
Tangan Kesemutan Penyebab Kesemutan CTS Ganggunan Saraf kesehatan