Inilah 7 Manfaat Brokoli yang Perlu Diketahui

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 10:09 WIB
Brokoli
Source : veganolurken
Brokoli
Source : veganolurken

Jawa Pos Radar Lawu - Brokoli menjadi salah satu sayuran yang sering dipilih untuk melengkapi menu sehat karena selain rendah kalori ini juga mengandung berbagai nutrisi penting serta senyawa antioksidan yang dapat mendukung kesehatan tubuh.

Selain dapat menjadi bagian dari pola makan untuk menjaga berat badan, brokoli juga memiliki sejumlah manfaat lain. 

Baca Juga: Bukan Sayur Biasa! Ini 7 Manfaat Sawi Hijau yang Jarang Diketahui, Salah Satunya Cegah Risiko Kebutaan

Kandungan Nutrisi Brokoli

Dalam sekitar 90 gram brokoli, terdapat berbagai nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti:

Kalori: 35

Protein: 2,3 gram

Karbohidrat: 5,6 gram

Serat: 2,2 gram

Vitamin C: 91 persen dari kebutuhan harian

Lemak: 0,3 gram

Vitamin K: 77 persen dari kebutuhan harian

Folat: 15 persen dari kebutuhan harian

Brokoli mentah juga memiliki kandungan air yang cukup tinggi serta mengandung sejumlah mineral, seperti kalium, magnesium, zat besi, dan kalsium.

7 Manfaat Brokoli bagi Kesehatan

Kandungan nutrisi dan senyawa bioaktif di dalam brokoli membuat sayuran ini memiliki sejumlah manfaat yang baik untuk tubuh. 

1.  Membantu Melindungi dari Kanker

Brokoli mengandung sulforaphane, yaitu senyawa yang banyak diteliti karena aktivitas antioksidan dan pengaruhnya terhadap berbagai proses dalam sel.

Konsumsi sayuran dari kelompok cruciferous seperti brokoli dalam sejumlah penelitian dikaitkan dengan risiko yang lebih rendah terhadap beberapa jenis kanker, termasuk kanker paru-paru, kolorektal, payudara, prostat, pankreas, dan lambung.

Meski begitu, brokoli tidak dapat dianggap sebagai makanan yang secara langsung mencegah atau mengobati kanker.

2. Membantu Menjaga Kadar Kolesterol

Kolesterol sebenarnya memiliki fungsi penting bagi tubuh, salah satunya membantu pembentukan asam empedu yang berperan dalam proses pencernaan lemak.

Namun, kadar kolesterol yang terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan solusinya adalah mengonsumsi brokoli dan menjaga pola makan dapat membantu menjaga kadar kolesterol dan mendukung kesehatan pembuluh darah dan jantung.

Baca Juga: 9 Manfaat Bayam Merah untuk Kulit Glowing Alami, Nggak Kalah dari Skincare Mahal!

3. Menjaga Kesehatan Mata

Tanaman brokoli mengandung beta karoten yang dapat diubah tubuh menjadi vitamin A sehingga dibutuhkan untuk membantu menjaga fungsi penglihatan.

4. Mendukung Kesehatan Jantung

Kandungan serat dan berbagai senyawa bioaktif dalam brokoli dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan jantung.

Metode memasak seperti mengukus dalam waktu yang tepat dapat membantu mempertahankan sejumlah nutrisi dan senyawa bermanfaat di dalam sayuran.

5. Mendukung Keseimbangan Hormon

Brokoli memiliki senyawa tanaman bernama indole-3-carbinol atau I3C dimana senyawa ini dapat memengaruhi metabolisme estrogen di dalam tubuh.

Sejumlah penelitian juga membahas kemungkinan hubungan I3C dengan risiko penyakit yang berkaitan dengan estrogen.

Namun, manfaat tersebut masih membutuhkan penelitian lebih lanjut sehingga brokoli tidak bisa dianggap sebagai pengatur hormon secara langsung.

6. Membantu Mencegah Sembelit

Kandungan serat dalam brokoli dapat membantu menjaga fungsi sistem pencernaan karena dengan asupan serat yang cukup berperan dalam menjaga pergerakan usus dan membantu proses buang air besar.

Brokoli juga mengandung senyawa antioksidan yang dapat mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan sehingga dapat mencegah penyakit sembelit. 

7. Membantu Melindungi Sel dari Stres Oksidatif

Brokoli mengandung antioksidan dan sulforaphane yang banyak diteliti karena potensinya dalam membantu tubuh menghadapi stres oksidatif.

Radikal bebas dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan kerusakan pada sel sehingga mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan, termasuk brokoli, dapat membantu tubuh menghadapi paparan radikal bebas tersebut.

Apa Manfaat Makan Brokoli Rebus?

Merebus brokoli dalam waktu singkat dapat membantu mempertahankan sebagian kandungan nutrisinya serta sebaliknya, proses memasak yang terlalu lama dapat menyebabkan beberapa nutrisi, terutama vitamin yang larut dalam air seperti vitamin C, berkurang.

Brokoli juga dapat dikukus sebagai alternatif karena dapat membantu mengurangi perpindahan nutrisi larut air ke dalam air rebusan.

Efek Samping Makan Brokoli Terlalu Banyak

Walaupun kaya nutrisi, konsumsi brokoli dalam jumlah berlebihan dapat menimbulkan keluhan tertentu pada sebagian orang.

1. Memicu Kembung

Brokoli mengandung serat dan karbohidrat tertentu yang dapat difermentasi oleh bakteri di dalam usus sehingga menghasilkan gas sehingga konsumsi dalam jumlah banyak bisa menyebabkan perut kembung.

2. Berinteraksi dengan Obat Tertentu

Brokoli mengandung vitamin K yang berperan dalam proses pembekuan darah sehingga oang yang mengonsumsi obat pengencer darah tertentu perlu memperhatikan asupan vitamin K dan menjaga konsumsinya tetap konsisten sesuai anjuran tenaga kesehatan.

3. Memicu Gangguan Pencernaan pada Sebagian Orang dengan IBS

Brokoli mengandung serat dan komponen FODMAP yang pada sebagian penderita sindrom iritasi usus besar (IBS) yang dapat memicu keluhan seperti kembung, gas, atau perubahan pola buang air besar, sehingga jumlah konsumsinya perlu disesuaikan dengan respons tubuh masing-masing.

(Auliya Nur Aisyah, Magang Politeknik Negeri Madiun)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : Halodoc
kandungan nutrisi manfaat brokoli efek samping MENGONSUMSI