Garam Bisa Bantu Redakan Sariawan? Kenali Manfaat dan Cara Pakainya

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 13:57 WIB
Ilustrasi Bibir Sariawan @rsudhaulussymaluku
Ilustrasi Bibir Sariawan @rsudhaulussymaluku

Jawa Pos Radar Lawu - Saat sariawan muncul di dalam mulut, aktivitas sederhana seperti makan dan berbicara bisa terasa kurang nyaman.

Rasa perih yang muncul membuat sebagian orang memilih cara rumahan yang dianggap praktis, salah satunya berkumur menggunakan air garam.

Cara tersebut sudah cukup lama dikenal di tengah masyarakat. Ada yang percaya garam dapat membuat sariawan cepat sembuh, bahkan ada pula yang mengoleskan garam langsung ke bagian yang luka.

Namun, penggunaan garam untuk sariawan ternyata memiliki batasan.

Cara yang tepat justru penting agar luka di dalam mulut tidak semakin teriritasi.

Baca Juga: Jarang Sikat Gigi Sebelum Tidur? Ini 4 Dampaknya bagi Kesehatan Mulut

Apakah Garam Bisa Menyembuhkan Sariawan?

Garam tidak secara langsung menyembuhkan sariawan atau mengatasi penyebab utamanya.

Penggunaan larutan garam lebih berperan dalam membantu menjaga kebersihan mulut dan meredakan beberapa keluhan yang muncul akibat luka.

Sariawan atau stomatitis aftosa merupakan luka kecil pada jaringan lunak di dalam mulut.

Kondisi ini dapat dipicu oleh berbagai hal, mulai dari luka akibat tidak sengaja tergigit, stres, kekurangan nutrisi tertentu, hingga kondisi tubuh yang sedang menurun.

Pada umumnya, sariawan dapat membaik sendiri dalam waktu sekitar 7–14 hari.

Meski begitu, rasa nyeri yang ditimbulkan sering kali cukup mengganggu.

Berkumur menggunakan air garam dapat membantu membersihkan area sekitar luka.

Larutan tersebut juga dapat memberikan efek yang membuat rasa tidak nyaman dan peradangan ringan menjadi lebih terkendali.

Jangan Tempelkan Garam Langsung ke Sariawan

Ada anggapan bahwa menempelkan butiran garam langsung pada sariawan bisa membuat luka lebih cepat kering. Cara ini justru tidak dianjurkan.

Butiran garam yang bersentuhan langsung dengan luka dapat menimbulkan rasa perih yang kuat dan membuat jaringan mulut semakin teriritasi.

Luka yang sudah sensitif bisa terasa semakin sakit setelah terkena garam dalam bentuk pekat.

Jika ingin memanfaatkan garam, cara yang lebih aman adalah melarutkannya terlebih dahulu dengan air hangat, kemudian digunakan untuk berkumur.

Cara Membuat Larutan Air Garam

Larutan dapat dibuat dengan mencampurkan sekitar setengah sendok teh garam ke dalam satu gelas atau sekitar 240 ml air hangat.

Gunakan larutan tersebut untuk berkumur selama sekitar 15–30 detik. Setelah itu, buang airnya dan jangan ditelan.

Penggunaan cukup dilakukan sekitar 1–2 kali sehari. Jangan berlebihan karena larutan yang terlalu sering digunakan dapat membuat jaringan di dalam mulut mengalami iritasi.

Jika setelah berkumur rasa perih justru semakin kuat atau muncul keluhan yang tidak biasa, sebaiknya hentikan penggunaannya.

Baca Juga: Jangan Anggap Sepele, Kebiasaan Merokok Bisa Memicu Berbagai Masalah Mulut

Air Garam Hanya Membantu Meredakan Keluhan

Manfaat air garam tidak berarti mampu menghilangkan penyebab sariawan. Larutan tersebut lebih tepat dipandang sebagai salah satu cara sederhana untuk membantu menjaga kebersihan area mulut selama luka mengalami proses penyembuhan alami.

Sariawan yang berkaitan dengan kekurangan vitamin atau mineral, misalnya, tentu tidak cukup ditangani hanya dengan berkumur air garam.

Begitu juga jika sariawan muncul berulang kali karena kondisi tertentu.

Selain menjaga kebersihan mulut, tubuh juga membutuhkan asupan makanan bergizi dan cairan yang cukup.

Hindari sementara makanan yang terlalu pedas, asam, atau keras apabila jenis makanan tersebut membuat luka semakin terasa perih.

Kapan Sariawan Perlu Diperiksakan?

Sariawan umumnya membaik tanpa pengobatan khusus. Namun, kondisi tertentu perlu mendapat perhatian lebih.

Sebaiknya periksakan diri jika sariawan tidak kunjung membaik setelah sekitar dua minggu, terasa sangat sakit hingga mengganggu makan dan minum, atau muncul dalam jumlah banyak secara bersamaan.

Keluhan yang disertai gejala lain seperti demam, pembengkakan, kemerahan berlebihan, atau gangguan kesehatan lain juga sebaiknya tidak hanya mengandalkan perawatan rumahan.

(Iis Choirrunisa, Magang Politeknik Negeri Madiun)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : Halodoc, alodokter
Perawatan Mulut air garam obat sariawan Kesehatan Mulut sariawan