Asam Lambung dan Tipes Punya Gejala Mirip, Apa Saja ya Perbedaannya?

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 12:27 WIB
Orang Berpikir
Source : tiiu kallaste
Orang Berpikir Source : tiiu kallaste

Jawa Pos Radar Lawu - Mual, sakit perut, kehilangan nafsu makan, hingga tubuh terasa tidak nyaman bisa muncul ketika seseorang mengalami gangguan pencernaan yang ternyata keluhan tersebut juga dapat ditemukan pada kondisi yang berbeda, termasuk asam lambung dan tipes.

Sekilas, keduanya memang dapat terlihat serupa namun, asam lambung dan tipes sebenarnya merupakan dua kondisi yang berbeda.

Asam lambung berkaitan dengan naiknya isi lambung ke kerongkongan, sedangkan tipes atau demam tifoid disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella Typhi.

Baca Juga: Atasi Gangguan Lambung, Ini Tips Hidup Sehat Bebas dari GERD

Apa Bedanya Asam Lambung dan Tipes?

Tipes atau demam tifoid merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi yang dapat masuk ke tubuh melalui makanan atau minuman yang telah terkontaminasi dan kemudian menyebabkan infeksi pada saluran pencernaan.

Sementara itu, refluks asam terjadi ketika isi lambung, termasuk asam lambung, mengalir kembali ke kerongkongan dan jika refluks terjadi berulang dan menimbulkan keluhan yang mengganggu, kondisi ini dapat dikenal sebagai GERD.

Gejala Tipes dan Asam Lambung Tidak Sepenuhnya Sama

Gejala yang Umum pada Tipes

Tipes biasanya ditandai dengan demam yang berlangsung selama beberapa hari dan dapat disertai berbagai keluhan lain, seperti:

Gejala yang Lebih Khas pada Asam Lambung

Keluhan akibat refluks asam lebih sering berkaitan dengan dada dan bagian atas perut. Beberapa gejala yang dapat muncul meliputi:

Keluhan refluks dapat lebih terasa setelah makan dalam jumlah banyak atau ketika seseorang langsung berbaring setelah makan.

Apakah Tipes Bisa Memicu Keluhan Asam Lambung?

Keduanya memang dapat muncul bersamaan, tetapi bukan berarti tipes secara langsung menyebabkan penyakit asam lambung karena ketika mengalami infeksi, tubuh dapat mengalami berbagai perubahan, termasuk gangguan pada saluran pencernaan dan perubahan pola makan.

Mual, muntah, atau nyeri pada bagian perut akibat tipes juga dapat terasa seperti gangguan lambung sehingga gejalanya hampir sama jadi jangan menyimpulkan sendiri keluhan tersebut.

Selain itu, klaim bahwa tipes pasti menyebabkan tukak lambung juga tidak tepat karena komplikasi demam tifoid memang dapat terjadi pada kasus tertentu, tetapi diagnosis dan tingkat keparahannya perlu ditentukan melalui pemeriksaan medis.

Penanganannya Juga Berbeda

Penanganan Tipes

Karena tipes disebabkan oleh bakteri, dokter dapat memberikan antibiotik sesuai kondisi pasien dan pertimbangan medis sehingga tidak diperkenankan meminum antibiotik secara sembarangan. 

Selain pengobatan dari dokter, penderita juga perlu menjaga asupan cairan, mendapatkan istirahat yang cukup, serta mengonsumsi makanan sesuai kemampuan tubuh.

Antibiotik yang diresepkan juga perlu digunakan sesuai petunjuk tenaga medis dan tidak dihentikan sendiri hanya karena kondisi mulai membaik.

Penanganan Asam Lambung

Penanganan refluks dapat meliputi perubahan kebiasaan makan dan gaya hidup seperti menghindari makanan atau minuman yang terbukti memicu keluhan pada diri sendiri, tidak langsung berbaring setelah makan, serta mengatur porsi makan agar tidak terlalu berlebihan.

Jika keluhan sering kambuh atau mengganggu aktivitas, dokter dapat menentukan apakah diperlukan obat untuk mengurangi gejala atau produksi asam lambung.

Baca Juga: 5 Orang Ini Sebaiknya Tidak Makan Nanas, Salah Satunya Penderita GERD

Cara Mengurangi Risiko Tipes dan Asam Lambung

Untuk mengurangi risiko tipes, biasakan:

Sementara itu, untuk membantu mengurangi keluhan refluks, seseorang dapat menjaga pola makan secara teratur dan memperhatikan makanan atau minuman yang menjadi pemicu pribadi.

Kemudian bisaa juga dengan mengelola stres dan menjaga kebiasaan tidur yang baik juga dapat mendukung kesehatan secara keseluruhan.

Kapan Harus Memeriksakan Diri?

Jika ada gejala seperti demam tinggi yang menetap, nyeri perut berat, muntah berulang, tubuh sangat lemas, sulit mendapatkan cukup cairan, atau muncul gejala yang semakin memburuk merupakan alasan untuk segera mendapatkan pemeriksaan medis.

Pemeriksaan dokter diperlukan untuk mencari penyebab keluhan, terutama karena gejala tipes dan gangguan pencernaan lainnya dapat saling menyerupai.

(Auliya Nur Aisyah, Magang Politeknik Negeri Madiun)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : alodokter
Bedanya Asam Lambung dan Tipes Apakah Tipes Bisa Memicu Keluhan Asam Lambung? Penanganannya Cara Mengurangi Risiko gejala