Sayuran yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat, Emang Ada? Ini Penjelasannya

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 15:30 WIB
Bayam untuk Asam Urat dan Kolesterol. Foto: HonestDocs
Bayam untuk Asam Urat dan Kolesterol. Foto: HonestDocs

Jawa Pos Radar Lawu - Pernah dengar larangan ini? "Jangan makan bayam, nanti asam urat kambuh." Atau, "Terong itu pantangan buat penderita asam urat." 

Kalimat-kalimat seperti ini sudah beredar begitu lama di masyarakat, sampai-sampai banyak yang percaya tanpa bertanya lagi.

Semua jenis sayuran sebenarnya aman, termasuk bayam, brokoli, labu, labu siam, hingga terong yang sering dianggap sebagai "musuh" penderita asam urat.

Mengapa Sayuran Sering Dituduh Sebagai Penyebab?

Anggapan ini muncul karena sayuran tertentu memang mengandung purin senyawa yang akan dipecah tubuh menjadi asam urat. 

Logikanya terdengar masuk akal: kalau purin meningkatkan asam urat, dan sayuran mengandung purin, maka sayuran harus dihindari.

Tapi ada yang terlupa dalam logika ini. Kandungan purin dalam sayuran relatif lebih rendah dibandingkan sumber makanan lain, terutama dari hewani.

Daging merah, jeroan, seafood, dan alkohol memiliki kadar purin yang jauh lebih tinggi dan lebih berpotensi memicu gejala asam urat kambuh.

Asam Urat adalah penyakit yang terjadi ketika kadar asam urat di dalam darah mengalami peningkatan yang melebihi batas normal, sehingga tubuh tidak bisa mengeluarkannya melalui urine dengan baik.

Hal itu kemudian menyebabkan penumpukan kristal asam urat pada persendian, sehingga memicu peradangan dan munculnya sensasi nyeri di jari kaki, lutut, maupun pergelangan kaki.

Rasa sakitnya bisa sangat intens, sering digambarkan seperti ditusuk-tusuk atau terbakar.

Peningkatan kadar asam urat dalam tubuh bisa terjadi karena berbagai hal, salah satunya konsumsi makanan tinggi purin. 

Tips agar Asam Urat Tidak Kambuh

Berikut beberapa caranya:

1. Minum Air Putih yang Cukup

Minum air putih setidaknya 8 gelas per hari. Air membantu ginjal membuang asam urat melalui urine, sehingga mengurangi risiko penumpukan kristal.

2. Batasi Makanan Tinggi Purin

Fokus pada pembatasan makanan yang benar-benar tinggi purin:

3. Perbanyak Buah dan Sayur

Konsumsi buah-buahan seperti jeruk, alpukat, dan apel.

Baca Juga: 9 Manfaat Bayam Merah untuk Kulit Glowing Alami, Nggak Kalah dari Skincare Mahal!

Selain itu, konsumsi juga kentang dan telur sebagai sumber karbohidrat dan protein yang aman.

4. Hindari Alkohol dan Rokok

Batasi konsumsi minuman beralkohol dan usahakan untuk tidak merokok. Keduanya dapat memperburuk kondisi asam urat dan kesehatan secara keseluruhan.

5. Jaga Berat Badan Ideal

Jaga berat badan ideal dan rutin olahraga. Berat badan berlebih dapat meningkatkan produksi asam urat dan membebani sendi.(*)

(Azarine Nirwasita Zada, Magang Politeknik Negeri Madiun)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : alodokter.com
Kesehatan Sendi Sayurann Menyebabkan Asam Urat Makanan Tinggi Purin Tips Asam Urat Tidak Kambuh Mitos Makanan Asam Urat