Source : Abadi Sehat
Jawa Pos Radar Lawu - Sakit maag bisa membuat aktivitas sehari-hari menjadi kurang nyaman karena ketika kambuh, keluhan seperti nyeri atau rasa tidak nyaman di bagian atas perut dapat muncul dan mengganggu kegiatan.
Istilah maag sendiri sering digunakan untuk menggambarkan berbagai keluhan pada saluran pencernaan bagian atas misalnya keluhan tukak lambung.
Penyebabnya bisa berkaitan dengan infeksi bakteri Helicobacter pylori maupun penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) tertentu dalam jangka panjang.
Karena penyebabnya beragam, tidak semua keluhan maag dapat dicegah hanya dengan menghindari makanan tertentu walau begitu beberapa kebiasaan sehari-hari dapat membantu mengurangi kemungkinan keluhan muncul atau kambuh.
Baca Juga: 9 Ramuan Herbal Ampuh Redakan Maag dan Asam Lambung, Wajib Dicoba Demi Kesehatan Tubuh!
Lantas, apa saja yang bisa dilakukan?
1. Perhatikan Makanan dan Minuman yang Dikonsumsi
Beberapa orang memiliki keluhan lambung yang berbeda dan mungkin juga merasa tidak nyaman setelah mengonsumsi makanan pedas, berlemak, asam, kopi, atau minuman tertentu.
Karena itu, perhatikan makanan dan minuman yang biasanya membuat keluhan muncul karena jika sudah mengetahui pemicunya, batasi atau hindari konsumsi tersebut dan makan makanan seimbang
2. Batasi Konsumsi Alkohol
Mengonsumsi alkohol secara berlebihan dapat mengiritasi lapisan lambung dan berkontribusi terhadap masalah pada saluran pencernaan karena jika ingin menjaga kesehatan lambung, membatasi atau menghindari alkohol merupakan pilihan yang lebih baik.
3. Kelola Stres dengan Baik
Stres tidak selalu menjadi penyebab langsung sakit maag, tetapi kondisi tersebut dapat memperburuk atau membuat sebagian keluhan pencernaan terasa lebih mengganggu.
Oleh karena itu, penting untuk memiliki cara yang sehat dalam mengelola stres misalnya dengan meluangkan waktu untuk beristirahat, melakukan aktivitas yang menyenangkan, berolahraga secara teratur, atau mencoba teknik relaksasi yang nyaman.
4. Hindari Kebiasaan Merokok
Kebiasaan ini juga dapat meningkatkan risiko sejumlah masalah pada lambung maka dari itu berhenti merokok bukan hanya membantu menjaga kesehatan lambung, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.
5. Pilih Porsi Makan yang Sesuai
Cobalah makan dengan porsi yang sesuai kebutuhan dan nikmati makanan secara perlahan dan juga hindari makan terburu-buru agar tubuh memiliki waktu untuk merespons makanan yang masuk.
Selain jumlah makanan, perhatikan pula jadwal makan agar tidak terlalu sering melewatkan waktu makan jika hal tersebut membuat keluhan lambung mudah muncul.
6. Beri Jeda Sebelum Berbaring Setelah Makan
Langsung berbaring setelah makan dapat membuat isi lambung lebih mudah naik ke kerongkongan pada sebagian orang, terutama jika memiliki keluhan refluks.
Karena itu, beri jeda setelah makan sebelum tidur atau berbaring dan jika ingin berolahraga, sesuaikan waktunya agar tubuh memiliki kesempatan untuk mencerna makanan terlebih dahulu agar mengurangi rasa tidak nyaman pada perut.
7. Hindari Pakaian yang Terlalu Ketat
Pakaian yang sangat ketat di bagian perut dapat memberikan tekanan pada area tersebut dan membuat sebagian orang merasa semakin tidak nyaman setelah makan maka dari itu pilihlah pakaian yang longgar dan nyaman agar perut tidak begah.
Baca Juga: 14 Manfaat Kunyit untuk Lambung, Nomor 7 Wajib Diketahui Penderita Maag dan GERD!
Kapan Perlu Memeriksakan Diri?
Jika sakit perut terasa berat, sering kambuh, atau disertai gejala seperti muntah terus-menerus, muntah darah, buang air besar berwarna hitam, sulit menelan, atau penurunan berat badan yang tidak disengaja, segera cari pertolongan medis.
Selain itu, penggunaan obat pereda nyeri tertentu dalam jangka panjang juga sebaiknya dibicarakan dengan tenaga medis, terutama jika mulai muncul keluhan pada lambung.
(Auliya Nur Aisyah, Magang Politeknik Negeri Madiun)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : Halodoc