Kenapa Kaki Sering Pegal Padahal Tidak Banyak Aktivitas? Ini Penyebabnya

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 13:28 WIB
Kaki Terasa Pegal. Foto: fimela.com
Kaki Terasa Pegal. Foto: fimela.com

Jawa Pos Radar Lawu - Kaki terasa pegal setelah berjalan jauh atau berdiri seharian mungkin terdengar biasa.

Tetapi, ketika rasa pegal muncul berulang kali hingga setelah aktivitas ringan, kondisi tersebut sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai kelelahan biasa. Ada berbagai faktor yang dapat membuat kaki mudah terasa berat, tegang, atau nyeri.

Mulai dari terlalu lama berdiri, kurang bergerak, penggunaan sepatu yang tidak nyaman, hingga berat badan berlebih dapat memengaruhi kondisi otot dan sendi kaki. Dalam beberapa kasus, kaki yang terus-menerus pegal juga dapat berkaitan dengan gangguan peredaran darah, saraf, atau penyakit tertentu.

Penyebab Kaki Sering Pegal

1. Terlalu Lama Berdiri atau Berjalan

Pekerjaan yang mengharuskan seseorang berdiri atau berjalan dalam waktu lama dapat membuat otot kaki terus bekerja menopang tubuh. Kondisi ini dapat terjadi pada guru, pekerja lapangan, petugas keamanan, hingga pekerja toko.

Jika berlangsung berjam-jam tanpa jeda, kaki bisa terasa berat dan pegal. Pada sebagian orang, keluhan juga dapat disertai kram, otot tegang, atau pembengkakan ringan.

2. Kaki Tidak Mendapat Istirahat yang Cukup

Setelah digunakan untuk melakukan aktivitas, otot membutuhkan waktu untuk memulihkan diri. Kebiasaan terus beraktivitas tanpa memberikan jeda dapat membuat otot kaki lebih cepat mengalami kelelahan.

Karena itu, jangan memaksakan kaki terus bekerja ketika sudah terasa berat. Beristirahat sejenak dengan duduk atau berbaring dapat membantu mengurangi beban pada kaki.

3. Berat Badan Berlebih

Berat badan turut menentukan seberapa besar beban yang harus ditopang kaki setiap hari. Semakin besar beban tubuh, semakin besar pula tekanan yang diterima otot, sendi, dan telapak kaki.

Akibatnya, seseorang dengan berat badan berlebih dapat lebih mudah mengalami kaki pegal, terutama setelah berjalan jauh, berdiri lama, atau melakukan aktivitas yang memberikan tekanan besar pada kaki.

4. Pemilihan Sepatu Kurang Tepat

Baca Juga: Cara Memijat Bagian Tubuh Sesuai Keluhan: Redakan Pegal dan Lelah dari Kepala hingga Kaki

Sepatu yang terlalu sempit, ukurannya tidak sesuai, memiliki sol yang kurang nyaman, atau digunakan terlalu lama dengan hak tinggi dapat meningkatkan tekanan pada kaki.

Kaki Jarang Bergerak Juga Bisa Menjadi Penyebab

Bukan hanya aktivitas berlebihan yang dapat membuat kaki pegal. Terlalu sedikit bergerak juga bisa menjadi pemicunya. Kebiasaan duduk dalam waktu lama atau jarang berolahraga dapat membuat otot kaki menjadi kurang kuat dan fleksibel.

Ketika tiba-tiba digunakan untuk aktivitas berat, seperti berlari, bersepeda, menaiki tangga, atau berdiri berjam-jam, otot yang tidak terbiasa bekerja keras akan lebih mudah mengalami kelelahan.

Adapun Penyakit Juga Bisa Memicu Kaki Pegal

Beberapa di antaranya meliputi:

Cara Mengatasi Kaki Sering Pegal di Rumah

Beberapa langkah sederhana dapat membantu meredakannya, diantaranya:

1. Berikan Waktu Istirahat

Luangkan waktu untuk duduk atau berbaring selama beberapa menit, terutama jika aktivitas mengharuskan Anda berdiri atau berjalan dalam waktu lama.

2. Lakukan Peregangan

Peregangan ringan sebelum dan setelah beraktivitas dapat membantu menjaga fleksibilitas otot sekaligus mengurangi rasa kaku pada kaki.

3. Pijat dengan Lembut

Pijatan ringan dapat membantu membuat otot kaki lebih rileks setelah beraktivitas. Hindari memberikan tekanan berlebihan jika kaki sedang mengalami nyeri atau pembengkakan.

4. Pilih Sepatu yang Nyaman

Gunakan sepatu dengan ukuran yang sesuai dan memiliki sol yang dapat memberikan dukungan serta bantalan yang cukup. Hindari penggunaan sepatu yang membuat jari kaki tertekan atau kaki terasa tidak nyaman.

5. Pertahankan Berat Badan Sehat

Menjaga berat badan dalam rentang yang sehat dapat membantu mengurangi beban yang harus ditopang kaki setiap hari.

6. Rutin Berolahraga

Baca Juga: 18 Sepatu Gunung Terbaik 2025 yang Bikin Pendakian Makin Gagah, Anti Selip, dan Nggak Bikin Kaki Pegal!

Aktivitas seperti berjalan santai, bersepeda, atau berenang dapat membantu memperkuat otot kaki sekaligus menjaga kelenturan sendi. Tingkatkan intensitas olahraga secara bertahap agar tubuh dapat beradaptasi.

7. Gunakan Kompres Sesuai Kondisi

Kompres hangat dapat digunakan untuk membantu merelaksasikan otot yang tegang. Sementara itu, kompres dingin dapat menjadi pilihan ketika kaki mengalami nyeri atau pembengkakan setelah aktivitas berat.

Rasa pegal yang sesekali muncul setelah aktivitas berat umumnya dapat membaik dengan istirahat. Tapi, jangan mengabaikannya jika keluhan terjadi berulang, semakin berat, muncul tanpa alasan yang jelas, atau disertai gejala lain.

Terlebih jika kaki pegal dibarengi pembengkakan, kebas, kelemahan, nyeri yang menetap, atau perubahan pada kulit. Kondisi tersebut membutuhkan perhatian lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya.(*)

(Azarine Nirwasita Zada, Magang Politeknik Negeri Madiun)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : alodokter.com
Penyebab Kaki sering Pegal Cara Mengatasi Kaki Pegal Kaki Pegal dan Nyeri Kaki Sering Pegal kesehatan kaki