Jawa Pos Radar Lawu - Sekilas selada air mungkin hanya terlihat seperti sayuran hijau biasa yang menemani sepiring makanan. Daunnya kecil, rasanya sedikit pedas, dan sering hadir sebagai pelengkap.
Namun, di balik bentuk sederhananya, selada air atau watercress menyimpan beragam vitamin, mineral, karotenoid, flavonoid, hingga senyawa glukosinolat yang membuatnya menarik perhatian dalam penelitian nutrisi.
Sayuran dengan nama ilmiah Nasturtium officinale ini termasuk keluarga Brassicaceae, kelompok yang juga mencakup brokoli dan berbagai sayuran cruciferous lainnya.
Penelitian menunjukkan selada air memiliki kepadatan nutrisi yang tinggi dan mengandung sejumlah senyawa bioaktif yang berpotensi mendukung kesehatan tubuh.
Kandungan yang Membuat Selada Air Menarik untuk Dikonsumsi
1. Selada Air Kaya Vitamin dan Mineral
Salah satu keunggulan selada air terletak pada kombinasi vitamin dan mineralnya. Kajian ilmiah mencatat adanya vitamin C, A, E, K, serta sejumlah vitamin B di dalam sayuran ini.
Selada air juga menyediakan mineral seperti kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, dan tembaga.
Vitamin C, misalnya, berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel dari stres oksidatif. Sementara itu, karotenoid seperti beta-karoten dan lutein juga menjadi bagian dari komponen bioaktif selada air.
2. Antioksidan dalam Selada Air Bisa Membantu Melawan Stres Oksidatif
Baca Juga: Sup Selada Bawang Putih: Resep Rumahan Sederhana yang Ampuh Redakan Lelah dan Hangatkan Tubuh
Tubuh setiap hari menghadapi radikal bebas yang dapat terbentuk akibat berbagai proses metabolisme maupun paparan lingkungan.
Ketika jumlah radikal bebas terlalu tinggi dan tidak seimbang dengan kemampuan tubuh untuk menetralkannya, kondisi tersebut dikenal sebagai stres oksidatif.
Selada air mengandung sejumlah senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan, termasuk vitamin C, karotenoid, flavonoid, dan senyawa hasil metabolisme glukosinolat.
3. Berkaitan dengan Kesehatan Jantung
Selada air mengandung nitrat pangan serta berbagai senyawa bioaktif yang berpotensi memengaruhi sistem kardiovaskular.
Dalam sebuah uji klinis kecil pada orang dewasa dengan risiko kardiovaskular rendah hingga sedang, konsumsi selada air selama empat minggu dikaitkan dengan penurunan tekanan darah.
4. Membantu Menambah Asupan Sayuran Bernutrisi
Manfaat yang paling sederhana justru sering kali paling penting. Menambahkan selada air ke dalam menu harian dapat menjadi salah satu cara untuk memperbanyak konsumsi sayuran dengan kandungan kalori yang rendah.
Dengan kandungan air yang tinggi serta beragam vitamin, mineral, karotenoid, dan senyawa fitokimia, selada air dapat menjadi bagian dari pola makan yang beragam dan seimbang.(*)
(Azarine Nirwasita Zada, Magang Politeknik Negeri Madiun)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : clinikally.com