Bukan Sekadar Olahraga, Ini Kebiasaan yang Mendukung Pertumbuhan Tinggi Badan

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:47 WIB
Source : Julia Mathis
Source : Julia Mathis

Jawa Pos Radar Lawu - Masa remaja menjadi salah satu periode penting dalam pertumbuhan tubuh karena pada fase ini, tubuh mengalami perubahan fisik yang cukup cepat, termasuk pertambahan tinggi badan.

Oleh karena itu, kebiasaan sehari-hari seperti berolahraga, tidur cukup, menjaga postur, serta memenuhi kebutuhan nutrisi dapat membantu tubuh berkembang secara optimal.

Namun, pertumbuhan tinggi badan tidak bisa dilepaskan dari faktor genetik maka disetiap orang memiliki pola pertumbuhan yang berbeda sehingga tidak ada satu cara yang dapat menjamin seseorang mencapai tinggi tertentu.

Mengandalkan obat atau suplemen yang menjanjikan pertambahan tinggi badan secara instan juga bukan pilihan yang tepat tanpa rekomendasi tenaga kesehatan.

Baca Juga: Bukan Cuma Seru! 8 Manfaat Olahraga Basket untuk Tubuh, Tinggi Badan, dan Kepercayaan Diri

Masa Remaja Menjadi Periode Penting dalam Pertumbuhan

Percepatan pertumbuhan atau growth spurt biasanya terjadi ketika seseorang memasuki masa pubertas karena pada remaja laki-laki, fase tersebut umumnya dimulai sekitar usia 10–15 tahun, sedangkan pada remaja perempuan dapat dimulai sekitar usia 8–13 tahun.

Periode pertumbuhan cepat ini dapat berlangsung selama beberapa tahun hingga tubuh mencapai kematangan fisik yang kecepatannya dapat berbeda pada setiap individu.

Faktor Genetik Juga Berperan

Selain kebiasaan sehari-hari, faktor keturunan turut menentukan tinggi badan seseorang sehingga hasil pertumbuhan setiap orang tidak selalu sama meskipun memiliki pola hidup yang serupa.

Alih-alih berfokus pada angka tinggi badan tertentu, menjaga kesehatan selama masa pertumbuhan menjadi hal yang lebih penting.

4 Kebiasaan yang Mendukung Pertumbuhan Tubuh

1. Rutin Berolahraga

Aktivitas fisik dapat membantu memperkuat otot dan tulang sekaligus menjaga tubuh tetap aktif karena olahraga juga berkaitan dengan fungsi hormon pertumbuhan.

Aktivitas fisik sederhana yang dapat dilakukan secara rutin contohnya bersepeda, berenang, lompat tali, basket dan panjat tebing.

2. Perhatikan Postur Tubuh

Kebiasaan duduk atau berdiri membungkuk dapat membuat seseorang tampak lebih pendek dan kurang proporsional misalnya menjaga posisi tubuh tetap tegak dapat membantu mempertahankan postur yang baik.

Beberapa gerakan peregangan dan yoga, seperti mountain pose, cobra pose, dan child’s pose, dapat menjadi pilihan untuk melatih postur dan fleksibilitas tubuh.

Baca Juga: 7 Makanan Super Penambah Tinggi Badan: Nutrisi yang Bisa Maksimalkan Pertumbuhan di Usia Remaja!

3. Jangan Abaikan Waktu Tidur

Tidur merupakan bagian penting dalam proses tumbuh kembang apabila anda kurang tidur dapat mengganggu berbagai proses tubuh, termasuk produksi dan pelepasan hormon yang berperan dalam perkembangan.

Kebutuhan tidur berbeda berdasarkan usia misalnya remaja berusia 14–17 tahun umumnya membutuhkan sekitar 8–10 jam tidur setiap hari, sedangkan orang dewasa usia 18–64 tahun membutuhkan sekitar 7–9 jam.

Karena itu, membangun jadwal tidur yang teratur menjadi salah satu kebiasaan sederhana yang penting selama masa pertumbuhan.

4. Lengkapi Kebutuhan Nutrisi

Tubuh membutuhkan berbagai zat gizi untuk mendukung pertumbuhan serta menjaga kesehatan tulang karena anak-anak dan remaja perlu mendapatkan makanan dengan kandungan protein, kalsium, magnesium, dan vitamin D yang cukup.

Sumber nutrisi tersebut dapat diperoleh dari berbagai makanan, seperti buah dan sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan, telur, susu dan produk olahannya, seperti yoghurt dan keju

Bagaimana dengan Suplemen Penambah Tinggi Badan?

Suplemen tambahan mungkin diperlukan namun dalam kondisi tertentu, seperti gangguan hormon pertumbuhan atau kekurangan nutrisi, dokter mungkin merekomendasikan suplemen atau penanganan tertentu berdasarkan kondisi seseorang.

Karena itu, sebaiknya jangan mengonsumsi produk penambah tinggi badan secara sembarangan karena jika terdapat kekhawatiran mengenai pertumbuhan, pemeriksaan oleh dokter dapat membantu mengetahui penyebabnya dan menentukan penanganan yang sesuai.

(Auliya Nur Aisyah, Magang Politeknik Negeri Madiun)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : alodokter
Masa Remaja Menjadi Periode Penting dalam Pertumbuhan 4 Kebiasaan yang Mendukung Pertumbuhan Tubuh Suplemen Penambah Tinggi Badan faktor genetik tinggi badan