Jawa Pos Radar Lawu - Ketika pikiran sedang penuh dan bingung harus berbuat apa, seseorang tidak selalu membutuhkan aktivitas yang rumit untuk merasa lebih tenang.
Menggambar bisa menjadi salah satu pilihan sederhana untuk mengalihkan perhatian sekaligus mengekspresikan apa yang sedang dirasakan karena setiap coretan pada gambar tidak berarti salah dan dapat mengekspresikan diri sendiri dengan sesuka hati.
Selain menjadi kegiatan untuk mengisi waktu luang, menggambar juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan mental karena saat ini Aktivitas menggambar dapat menjadi terapi seseorang untuk mengekspresikan emosi, mengurangi tekanan, dan menciptakan perasaan lebih rileks yang dituangkan dalam gambaran.
Baca Juga: Dari Kesehatan Pencernaan hingga Creatine, Ini 6 Tren Nutrisi yang Naik Daun di 2026
Berbagai Manfaat Menggambar untuk Kesehatan Mental
1. Membantu Mengurangi Stres
Menggambar dapat mengalihkan perhatian dari berbagai masalah yang sedang dipikirkan karena jika kita fokus kepada satu hal misalnya menggambar ini, pikiran kita akan memiliki kesempatan untuk beristirahat sejenak dari sumber tekanan.
Aktivitas menggambar juga dikaitkan dengan penurunan hormon kortisol yang berperan dalam respons tubuh terhadap stres sehingga dapat membantu tubuh dan pikiran terasa lebih rileks.
2. Meredakan Rasa Cemas
Kecemasan dapat muncul ketika seseorang menghadapi tekanan atau permasalahan tertentu dan bila berlebihan, rasa cemas dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Menggambar atau mewarnai dapat membantu mengalihkan fokus ke kegiatan yang lebih tenang yang dapat memberikan ruang bagi seseorang untuk berkonsentrasi tanpa harus terus memikirkan hal yang membuatnya cemas.
3. Membantu Mengontrol Suasana Hati
Suasana hati dapat berubah karena berbagai hal misalnya kita bisa membuat suasana tersebut menjadi rileks kita dapat memanfaatkan kegiatan menggambar salah satunya Doodling.
Doodling atau menggambar secara bebas dapat menjadi media untuk menuangkan emosi yang sulit disampaikan dengan kata-kata sehingga apabila ada perasaan yang mengganggu tidak hanya dipendam dan suasana hati pun berpotensi menjadi lebih baik.
4. Meningkatkan Konsentrasi dan Daya Ingat
Menggambar, terutama doodling, juga dapat melatih kemampuan seseorang dalam mempertahankan fokus karena dalam sebuah penelitian disebutkan dalam sumber menunjukkan bahwa doodling selama sekitar 30 menit dapat membantu melatih konsentrasi dan daya ingat.
5. Mengasah Kemampuan Memecahkan Masalah
Menggambar membutuhkan kreativitas dalam menentukan bentuk, komposisi, maupun cara menyampaikan sebuah ide secara visual dengan adanya beberapa proses tersebut dapat membantu melatih pola berpikir kreatif.
Kemampuan berpikir kreatif juga berkaitan dengan problem solving, yaitu kemampuan menemukan cara atau solusi ketika menghadapi suatu permasalahan.
6. Menjadi Bagian dari Terapi Seni
Menggambar dapat digunakan dalam art therapy atau terapi seni yang dapat memanfaatkan kegiatan kreatif sebagai sarana untuk mengekspresikan emosi dan membantu seseorang menghadapi tekanan.
Melalui aktivitas seperti menggambar dan mewarnai, seseorang dapat memiliki ruang untuk menyalurkan perasaan sekaligus melatih fokus dan ketenangan sehingga dapat dijadikan sebagai pendekatan pendukung dan tidak berarti menggantikan bantuan profesional ketika seseorang membutuhkannya.
7. Menjadi Coping Mechanism
Menggambar juga dapat digunakan sebagai coping mechanism, yaitu cara seseorang menghadapi tekanan atau emosi yang sulit.
Menuangkan perasaan melalui bentuk dan warna dapat membantu seseorang mengenali serta mengekspresikan emosinya.
Baca Juga: Tak Mengandung Kalori, Benarkah Sakarin Lebih Baik dari Gula
Menggambar Tidak Harus Sempurna
Doodling sederhana, mewarnai, membuat sketsa, atau menggambar sesuatu yang disukai sudah dapat menjadi aktivitas kreatif untuk mengisi waktu.
Anda bisa melakukannya ketika memiliki waktu luang atau ketika membutuhkan jeda dari aktivitas yang melelahkan namun jika mengalami stres berlebihan serta gangguan kecemasan segera pertimbangan menemui orang yang dipercaya atau tenaga profesional.
(Auliya Nur Aisyah, Magang Politeknik Negeri Madiun)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : Halodoc