ACL Bisa Robek dalam Sekejap, Kebiasaan Sederhana Ini Bantu Lindungi Lutut

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:39 WIB
Cedera ACL Bisa Berbahaya. Foto: HonestDocs
Cedera ACL Bisa Berbahaya.
Foto: HonestDocs

Jawa Pos Radar Lawu - Satu gerakan yang tampak sederhana berhenti mendadak, berputar, atau mendarat dengan posisi kurang tepat bisa menjadi awal masalah serius pada lutut.

Ligamen anterior cruciate ligament (ACL) dapat mengalami peregangan berlebihan hingga robek, membuat seseorang harus berhenti berolahraga dan menjalani pemulihan yang tidak sebentar.

Cedera ACL paling sering dialami orang yang aktif berolahraga, terutama pada cabang yang menuntut perubahan arah secara cepat.

Meski begitu, risiko cedera ini bukan berarti tidak bisa dikurangi. Dengan memahami penyebab dan menerapkan latihan yang tepat, lutut dapat terlindungi lebih baik dari tekanan berlebih.

Lutut bekerja sebagai penghubung antara tiga tulang utama, yaitu tulang paha, tulang kering, dan tempurung lutut. Agar sendi ini tetap stabil, terdapat beberapa ligamen yang menjaga posisi tulang saat tubuh bergerak. Salah satunya adalah ACL.

ACL berada di bagian tengah lutut dan berfungsi menjaga kestabilan sendi ketika seseorang berjalan, berlari, melompat, maupun berputar. Ketika ligamen ini tertarik terlalu kuat atau menerima tekanan besar secara tiba-tiba, jaringan dapat mengalami cedera, mulai dari peregangan hingga robekan.

Baca Juga: Hobi Marathon? Ini 4 Hal yang Dilarang Setelah Lari agar Terhindar dari Cedera

Beberapa situasi yang sering memicu cedera ACL antara lain:

Olahraga seperti sepak bola, basket, bulu tangkis, voli, dan futsal memiliki risiko lebih tinggi karena melibatkan banyak gerakan cepat dan perubahan arah.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Cedera ACL biasanya tidak datang secara perlahan. Banyak orang langsung merasakan perubahan pada lutut setelah kejadian.

Gejala yang dapat muncul meliputi rasa nyeri, pembengkakan dalam beberapa jam, lutut terasa tidak stabil, serta kesulitan menahan berat badan atau melanjutkan aktivitas.

Jika lutut terasa seperti mudah "lepas" saat bergerak atau bengkak tidak kunjung membaik, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui tingkat cedera dan menentukan penanganan yang sesuai.

Empat Cara Mengurangi Risiko Cedera ACL

Mencegah cedera ACL tidak hanya bergantung pada keberuntungan. Kondisi otot, teknik bergerak, dan kebiasaan sebelum berolahraga memiliki peran penting.

1. Perkuat Otot di Sekitar Lutut

Otot paha depan, paha belakang, dan pinggul membantu menahan beban yang diterima lutut. Latihan kekuatan secara rutin dapat membuat sendi lebih stabil ketika berlari atau melompat.

Latihan seperti squat, lunges, dan hamstring curl dapat dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan.

2. Biasakan Pemanasan

Pemanasan membantu tubuh menyesuaikan diri sebelum melakukan aktivitas dengan intensitas tinggi. Gerakan dinamis seperti jogging ringan, high knees, dan leg swing dapat meningkatkan kesiapan otot dan sendi.

Melewatkan pemanasan membuat tubuh langsung menerima beban besar saat belum siap.

Baca Juga: 7 Cara Mencegah Cedera saat Olahraga agar Hasil Latihan Maksimal Tanpa Risiko

3. Latih Teknik Mendarat dan Berubah Arah

Banyak cedera ACL terjadi bukan karena benturan, melainkan karena posisi tubuh yang salah. Saat mendarat, lutut sebaiknya tetap sejajar dengan arah kaki dan tidak masuk ke dalam.

Latihan keseimbangan, agility, dan plyometric dapat membantu tubuh membentuk pola gerak yang lebih aman.

4. Jangan Memaksakan Diri

Rasa lelah membuat koordinasi tubuh menurun. Ketika otot mulai kehilangan kekuatan, risiko salah posisi saat bergerak menjadi lebih besar.

Memberi waktu istirahat yang cukup dan tidak terus berlatih ketika tubuh sudah sangat lelah menjadi bagian penting dalam mencegah cedera.

Proses pemulihan biasanya membutuhkan waktu berbulan-bulan dan harus dilakukan secara bertahap agar lutut kembali stabil.

Cedera ACL memang dapat mengganggu aktivitas dalam jangka panjang, tetapi risiko terjadinya dapat ditekan. Latihan kekuatan, pemanasan yang benar, teknik gerak yang baik, dan kebiasaan mendengarkan kondisi tubuh menjadi langkah sederhana yang dapat membantu menjaga lutut tetap sehat, baik bagi atlet maupun orang yang rutin berolahraga.(*)

(Azarine Nirwasita Zada, Magang Politeknik Negeri Madiun)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : hellosehat.com
Cedera ACL Kesehatan Lutut Olahraga Lutut Cara Mencegah Cedera Lutut lutut