Jawa Pos Radar Lawu - Media sosial saat ini dipenuhi berbagai tren olahraga yang diklaim mampu meningkatkan kebugaran.
Setelah tantangan 10.000 langkah sempat populer, kini muncul 6-6-6 Walking Challenge sebuah tren jalan kaki yang ramai diperbincangkan karena dianggap lebih mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Berbeda dengan tantangan yang berfokus mengejar jumlah langkah, tren ini lebih menekankan konsistensi dan durasi aktivitas. Bagi banyak orang yang sulit memenuhi target 10.000 langkah setiap hari, konsep ini dinilai lebih realistis sekaligus tetap memberikan manfaat bagi kesehatan.
Lantas, apa sih sebenarnya 6-6-6 Walking Challenge dan apakah benar efektif?
6-6-6 Walking Challenge, itu apa?
6-6-6 Walking Challenge yaitu, rutinitas jalan kaki yang terdiri dari 3 tahapan sederhana diantaranya :
- Pemanasan selama 6 menit.
- Jalan cepat selama 60 menit.
- Pendinginan atau peregangan selama 6 menit.
Sesuai namanya, aktivitas ini idealnya dilakukan sekitar pukul 06.00 pagi atau 18.00 sore. Tapi, waktu tersebut bukan aturan mutlak. Yang terpenting adalah menjadikan jalan kaki sebagai kebiasaan yang dilakukan secara rutin.
Menurut fisioterapis Nick LeClair, pemanasan membantu tubuh beradaptasi sebelum bergerak jalan cepat meningkatkan daya tahan tubuh, sedangkan pendinginan membantu proses pemulihan sehingga tubuh lebih siap melakukan aktivitas serupa keesokan harinya.
Mengapa Challenge Ini Menjadi Viral?
Popularitas 6-6-6 Walking Challenge tidak lepas dari kesederhanaannya.
Banyak orang merasa lebih mudah mengikuti target berdasarkan waktu dibandingkan harus menghitung jumlah langkah setiap hari. Pendekatan ini dinilai membuat seseorang lebih konsisten karena memiliki rutinitas yang jelas.
Sebagian orang lebih mudah menjalankan program olahraga yang berbasis durasi dibandingkan target langkah atau intensitas tertentu. Konsistensi inilah yang menjadi kunci utama memperoleh manfaat kesehatan.
Baca Juga: Tren Jalan Kaki 6-6-6: Seberapa Besar Manfaatnya?
Kuncinya Bukan Jalan Santai
Meski terdengar sederhana, tantangan ini bukan sekadar berjalan santai.
Para ahli menyarankan agar jalan dilakukan dengan kecepatan sedang hingga cepat (brisk walking). Tandanya, napas mulai terasa lebih dalam, tetapi masih mampu berbicara tanpa terengah-engah.
Berjalan dengan intensitas seperti ini membantu meningkatkan denyut jantung ke zona 2, yaitu intensitas latihan yang banyak direkomendasikan untuk meningkatkan kebugaran jantung dan daya tahan tubuh.
Setelah Menjalani 6-6-6 Walking Challenge Selama 30 Hari
Adapun beberapa perubahan, antara lain:
- Energi meningkat setelah berjalan kaki.
- Tubuh terasa lebih segar pada pagi maupun sore hari.
- Lebih termotivasi untuk bergerak sepanjang hari.
- Jumlah langkah harian meningkat menjadi sekitar 8.000–12.000 langkah, bahkan pernah mencapai lebih dari 17.000 langkah.
Apakah Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan?
Banyak orang mencoba tantangan ini dengan harapan berat badan turun lebih cepat.
Hal ini menunjukkan bahwa penurunan berat badan tidak hanya bergantung pada olahraga. Pola makan, asupan kalori, konsumsi alkohol, kualitas tidur, hingga kondisi metabolisme juga memiliki pengaruh besar.
Karena itu, jalan kaki sebaiknya dipandang sebagai bagian dari gaya hidup sehat bukan satu-satunya cara menurunkan berat badan.
Manfaat 6-6-6 Walking Challenge
Jika dilakukan secara rutin, tantangan ini berpotensi memberikan berbagai manfaat, seperti:
- Meningkatkan kesehatan jantung.
- Membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
- Menambah aktivitas fisik harian.
- Membantu mengurangi waktu duduk terlalu lama.
- Meningkatkan suasana hati dan energi.
- Membantu membentuk kebiasaan olahraga yang konsisten.
Yang paling penting, metode ini lebih mudah dipertahankan dalam jangka panjang karena tidak membuat seseorang terpaku pada angka langkah tertentu.
Baca Juga: Jalan Kaki 30 Menit Sehari: Olahraga Santuy Ini Bisa Bikin Badan Tambah Seger dan Mood Makin Happy!
Tips Agar Konsisten Menjalankannya
Supaya tantangan ini lebih mudah diterapkan, beberapa tips berikut bisa dicoba:
- Pilih waktu yang paling sesuai dengan rutinitas harian.
- Gunakan sepatu yang nyaman untuk berjalan.
- Lakukan pemanasan dan pendinginan agar risiko cedera berkurang.
- Mulai dengan kecepatan yang nyaman, lalu tingkatkan secara bertahap.
- Gunakan aplikasi penghitung langkah atau durasi sebagai motivasi.
- Tidak perlu terpaku harus berjalan tepat pukul 06.00 atau 18.00 jika jadwal tidak memungkinkan.
Konsistensi Lebih Penting daripada Angka
6-6-6 Walking Challenge menawarkan cara sederhana untuk membangun kebiasaan aktif setiap hari. Dibanding mengejar target 10.000 langkah yang terkadang terasa berat, tantangan ini mengajak seseorang fokus pada rutinitas yang realistis dan mudah dipertahankan.
Meski tidak menjamin penurunan berat badan dalam waktu singkat, berjalan kaki secara rutin tetap memberikan manfaat bagi kesehatan jantung, metabolisme, serta kebugaran tubuh secara keseluruhan.
Pada akhirnya, olahraga terbaik bukanlah yang paling berat, melainkan yang bisa dilakukan secara konsisten dalam jangka panjang.
(Azarine Nirwasita Zada, Magang Politeknik Negeri Madiun)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : menshealth.com