Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Apakah Alkohol Bisa Menyebabkan Pembuluh Darah Pecah? Ini Penjelasan Medisnya

Mizan Ahsani • Selasa, 9 Juni 2026 | 12:30 WIB
Ilustrasi Mengkonsumsi Alkohol Berlebihan
Ilustrasi Mengkonsumsi Alkohol Berlebihan

Jawa Pos Radar Lawu - Banyak orang masih bertanya-tanya, apakah konsumsi alkohol benar-benar bisa menyebabkan pembuluh darah pecah.

Jawabannya tidak sesederhana “ya” atau “tidak”, tetapi secara medis, alkohol memang dapat meningkatkan risiko terjadinya kondisi tersebut, terutama melalui efeknya pada tekanan darah dan sistem kardiovaskular.

Secara langsung, alkohol tidak serta-merta membuat pembuluh darah tiba-tiba pecah.

Namun, konsumsi alkohol terutama dalam jumlah besar atau pola “minum berlebihan sekaligus”dapat memicu berbagai mekanisme berbahaya dalam tubuh yang pada akhirnya meningkatkan risiko pecahnya pembuluh darah.

Salah satu efek utama alkohol adalah meningkatkan tekanan darah. Bahkan dalam dosis kecil, alkohol sudah dapat menaikkan tekanan darah secara bertahap.

Jika terjadi berulang atau dalam jangka panjang, kondisi ini bisa berkembang menjadi hipertensi.

Tekanan darah tinggi inilah yang menjadi faktor utama yang dapat menyebabkan pembuluh darah melemah dan berisiko pecah, terutama di otak (stroke hemoragik).

Selain itu, alkohol juga dapat mengganggu irama jantung (aritmia) dan memicu kondisi seperti fibrilasi atrium.

Baca Juga: Bukan Duduk atau Berdiri, Ini Kunci Utama Menjaga Kesehatan Saat Kerja Menurut Ahli

Gangguan ini dapat memperburuk aliran darah dan meningkatkan risiko komplikasi serius, termasuk stroke.

Dalam kondisi tertentu, lonjakan tekanan darah secara tiba-tiba setelah konsumsi alkohol berlebihan juga bisa menjadi pemicu pecahnya pembuluh darah.

Pola konsumsi juga sangat menentukan. Minum dalam jumlah besar dalam waktu singkat (binge drinking) justru lebih berbahaya dibanding konsumsi ringan namun terkontrol.

Fenomena seperti “holiday heart” menunjukkan bahwa bahkan orang sehat bisa mengalami gangguan jantung setelah satu kali pesta alkohol.

Baca Juga: 15 Manfaat Jogging Pagi Hari untuk Kesehatan: Tingkatkan Imunitas, Turunkan Berat Badan, dan Panjang Umur

Kesimpulan utamanya jelas:
Alkohol memang tidak secara langsung menyebabkan pembuluh darah pecah, tetapi sangat meningkatkan risiko terjadinya kondisi tersebut.

Melalui peningkatan tekanan darah, gangguan jantung, dan kerusakan pembuluh darah dalam jangka panjang.

Semakin sering dan semakin banyak alkohol dikonsumsi, maka semakin besar pula risikonya.

Karena itu, pendekatan paling aman bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah adalah membatasi konsumsi atau menghindari alkohol sama sekali.(*)

*Nizaria Kusumastuti, Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya

Editor : Mizan Ahsani
#konsumsi alkohol #pembuluh darah #medis #risiko