Jawa Pos Radar Lawu - Banyak orang mungkin bertanya apakah bisa berolahraga saat berpuasa?
Pada dasarnya menjalani ibadah puasa bukan berarti menghentikan aktivitas fisik sepenuhnya.
Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, dr. Andhika Respati, menegaskan bahwa latihan fisik tetap penting untuk menjaga kebugaran tubuh, baik itu latihan kardio, latihan beban, maupun latihan fleksibilitas.
Olahraga saat puasa hendaknya disesuaikan dengan kondiri tubuh masing-masing.
Kapan Waktu terbaik untuk olahraga saat puasa?
Ada beberapa Waktu yang bisa dipilih, salah satu Waktu yang direkomendasi adalah pagi hari setelah sahur.
Berolahraga di pagi hari adalah tubuh masih memiliki cadangan energi dan cairan yang cukup.
Namun, tantangannya adalah harus memilih jenis olahraga yang tidak menyebabkan banyak keringat agar tidak mengalami dehidrasi.
Pilihan lainnya adalah berolahraga menjelang berbuka puasa.
Waktu ini memungkinkan tubuh untuk segera menggantikan cairan yang hilang saat berbuka.
Yang perlu diperhatikan bahwa olahraga dengan intensitas tinggi sebaiknya dihindari karena kadar gula dalam tubuh sudah mulai menurun.
Setelah berbuka puasa dan sebelum tarawih juga menjadi waktu yang baik untuk berolahraga.
Pada waktu ini, tubuh sudah mendapatkan asupan makanan dan cairan, sehingga lebih aman untuk melakukan aktivitas fisik.
Namun, harus tetap memperhatikan durasi olahraga agar tidak mengganggu waktu ibadah tarawih.
Latihan beban ringan atau kardio dengan durasi pendek bisa menjadi pilihan yang tepat untuk dilakukan setelah berbuka.
Berikut deretan tips yang bisa diterapkan agar tetap aktif dan sehat selama menjalani puasa:
- Memilih Waktu yang Tepat
Olahraga bisa dilakukan menjelang berbuka puasa (30–60 menit sebelum azan Magrib), sehingga setelah selesai bisa langsung mengisi energi.
- Turunkan Intensitas Latihan
Gantilah latihan dengan intensitas yang sedang atau ringan, misalnya jalan cepat, jogging ringan, atau bersepeda santai.
- Pilih Jenis Olahraga yang Tepat
Pilihlah olahraga yang ringan seperti jalan kaki, yoga, pilates, maupun bersepeda dan latihan beban ringan.
- Perhatikan Asupan Nutrisi saat Sahur dan Berbuka
Jika ingin rutin berolahraga saat puasa, asupan nutrisi sahur dan berbuka harus diperhatikan. Pastikan menu sahur mengandung karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, dan cairan yang cukup.
- Utamakan Istirahat yang Cukup
Saat berpuasa, performa dan daya tahan tubuh harus diperhatikan. Aturlah waktu tidur dengan tepat agar bisa mendapatkan jam istirahat yang cukup. (*)
Editor : Riana M.