Jawa Pos Radar Lawu - Bagi penderita diabetes, olahraga bukan sekadar aktivitas tambahan, melainkan bagian penting dari pengelolaan penyakit.
Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin terbukti membantu mengontrol kadar gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, menjaga berat badan ideal, serta melindungi kesehatan jantung.
Para ahli merekomendasikan olahraga sekitar 30 menit per hari atau 150 menit per minggu, yang bisa dibagi menjadi beberapa sesi agar lebih ringan dan aman.
Kuncinya adalah memilih jenis olahraga yang sesuai dengan kondisi tubuh.
Berikut tujuh olahraga yang dinilai aman dan bermanfaat bagi penderita diabetes.
1. Jalan Cepat
Jalan cepat menjadi pilihan favorit karena mudah dilakukan dan minim risiko.
Manfaat utama:
-
Membantu menurunkan kadar gula darah
-
Menjaga nilai HbA1C tetap stabil
-
Mendukung tekanan darah dan indeks massa tubuh (BMI) ideal
Tips:
Gunakan sepatu yang nyaman untuk mencegah luka pada kaki, terutama bagi penderita neuropati diabetik.
2. Bersepeda
Bersepeda termasuk olahraga low-impact yang ramah bagi sendi dan saraf.
Manfaat:
-
Membantu kontrol gula darah
-
Meningkatkan kebugaran jantung
-
Cocok dilakukan di luar ruangan atau menggunakan sepeda statis
Tips:
Pilih intensitas ringan hingga sedang agar tubuh tidak kelelahan.
3. Berenang
Berenang melibatkan hampir seluruh otot tubuh tanpa memberi tekanan berlebih pada sendi.
Manfaat:
-
Meningkatkan kebugaran tubuh
-
Membantu mencegah komplikasi diabetes
-
Cocok untuk penderita diabetes tipe 2
Catatan:
Hindari berenang segera setelah makan.
4. Zumba
Zumba atau kardio berbasis tarian membuat olahraga terasa lebih menyenangkan.
Manfaat:
-
Membakar kalori secara efektif
-
Meningkatkan motivasi untuk rutin bergerak
-
Menjaga kesehatan jantung
Tips penting:
Waspadai risiko hipoglikemia, terutama jika dilakukan setelah minum obat penurun gula darah.
5. Angkat Beban
Latihan beban berperan penting dalam meningkatkan massa otot.
Manfaat:
-
Membantu pengendalian gula darah
-
Meningkatkan pembakaran kalori
-
Menjaga kekuatan tubuh
Tips:
Lakukan dengan teknik yang benar dan pendampingan pelatih bila diperlukan.
6. Pilates
Pilates cocok bagi penderita diabetes yang ingin olahraga ringan namun tetap berdampak.
Manfaat:
-
Menguatkan otot inti
-
Meningkatkan keseimbangan
-
Mendukung kontrol gula darah
Pilates juga aman untuk pemula dan lansia.
7. Yoga, Sehatkan Tubuh dan Pikiran
Yoga membantu menurunkan stres yang dapat memicu lonjakan gula darah.
Manfaat:
-
Menjaga kestabilan gula darah
-
Membantu mengontrol tekanan darah
-
Menjaga berat badan tetap ideal
Tips:
Fokus pada latihan pernapasan dan peregangan tubuh. (fin)
Editor : AA Arsyadani