Jawa Pos Radar Lawu - Banyak orang terbiasa mengupas buah sebelum memakannya karena menganggap kulitnya pahit, keras, atau dikhawatirkan masih mengandung pestisida.
Padahal, beberapa buah justru menyimpan konsentrasi nutrisi tertinggi pada bagian kulitnya.
Mulai dari serat, vitamin, mineral, hingga antioksidan, semua tersimpan rapi di lapisan yang sering dianggap “sampah” ini.
Asal sudah dicuci dengan benar, kulit buah tertentu bukan hanya aman dimakan, tapi juga memberi manfaat kesehatan yang sayang jika dilewatkan.
1. Kiwi — Serat Lebih Banyak, Antioksidan Lebih Tinggi
Banyak orang ragu memakan kulit kiwi karena teksturnya berbulu. Namun menurut Cleveland Clinic, mengonsumsi kiwi beserta kulitnya bisa meningkatkan asupan serat hingga 50% lebih banyak.
Kulitnya juga punya kadar antioksidan hingga tiga kali lipat dibanding daging buah, mulai dari vitamin C, vitamin E, hingga polifenol yang membantu mengurangi peradangan.
Jika ingin kulit yang lebih halus, pilih kiwi emas.
2. Apel — Sumber Quercetin dan Katekin Terbanyak Ada di Kulit
Kulit apel menyimpan serat, vitamin K, A, C, serta potasium dalam jumlah besar. Dua antioksidan penting (quercetin dan katekin) juga lebih terkonsentrasi pada kulitnya dan berperan melindungi jantung serta menurunkan risiko penyakit kronis.
Mengupas apel sama saja membuang sebagian besar nutrisinya.
3. Tomat — Likopen 2,5 Kali Lebih Tinggi Ada di Kulit
Tomat dikenal karena kandungan likopennya, namun yang jarang disadari adalah kadar likopen pada kulit tomat 2,5× lebih banyak dibanding dagingnya.
Nutrisi ini mendukung produksi kolagen, menjaga kulit tetap halus, dan memberi efek perlindungan alami terhadap paparan sinar matahari.
4. Persik — Kaya Karotenoid untuk Mata & Kekebalan Tubuh
Kulit persik yang lembut ternyata mengandung serat, vitamin, dan antioksidan dalam jumlah tinggi. Karotenoid di dalamnya membantu mengurangi risiko katarak serta menjaga kesehatan mata.
Selain itu, kulit persik juga berkontribusi pada sistem imun tubuh.
5. Jeruk — Bioflavonoid dan Polifenol Penjaga Daya Tahan Tubuh
Meski rasanya pahit, kulit jeruk menyimpan banyak manfaat. Di dalamnya terdapat serat, vitamin C, bioflavonoid, dan polifenol yang bersifat antioksidan dan anti-inflamasi.
Kulit jeruk dapat dikonsumsi dalam bentuk parutan untuk kue, infused water, atau campuran teh untuk membantu memperkuat daya tahan tubuh dan menurunkan risiko diabetes tipe 2.
6. Anggur — Resveratrol Super Kuat untuk Jantung Sehat
Kulit anggur adalah tempat berkumpulnya resveratrol, antosianin, dan flavonoid.
Tiga antioksidan kuat yang membantu melawan peradangan dan stres oksidatif.
Kombinasi ini membuat anggur bermanfaat bagi kesehatan jantung, mencegah perkembangan sel kanker, serta menjaga sistem pencernaan tetap sehat.
7. Mangga — Pektin & Karotenoid yang Bantu Turunkan Kolesterol
Kulit mangga mengandung vitamin C, pektin, dan karotenoid yang dapat membantu menurunkan kolesterol serta meningkatkan rasa kenyang lebih lama.
Selain itu, senyawa bioaktif pada kulit mangga juga memiliki sifat antimikroba dan antiinflamasi yang mendukung kesehatan secara keseluruhan.
Tidak semua kulit buah harus dibuang. Selama sudah dicuci bersih dan bebas dari residu pestisida, beberapa kulit buah justru bisa menjadi sumber nutrisi tambahan yang murah dan mudah diperoleh. Sebelum mengupas. Coba cek lagi, bisa jadi bagian paling bergizi adalah yang hendak kamu buang. (fin)
Editor : AA Arsyadani