Jawa Pos Radar Lawu - Kulit kering dan bersisik sering kali dianggap masalah sepele, padahal kondisi ini bisa menjadi sinyal bahwa kulit kehilangan kelembapan alaminya.
Selain membuat tampilan kusam, kondisi ini juga dapat menimbulkan rasa gatal, iritasi, hingga mempercepat proses penuaan dini.
Masalah ini bisa dipicu oleh banyak faktor, mulai dari paparan sinar matahari berlebih, cuaca panas, hingga gangguan kesehatan tertentu.
Mengenali penyebabnya sejak awal sangat penting agar kamu dapat melakukan perawatan dengan cara yang tepat.
Kenapa Kulit Bisa Kering dan Bersisik?
Kulit menjadi kering ketika lapisan epidermis kehilangan kemampuannya untuk menahan air.
Dalam kondisi normal, kulit memiliki lapisan pelindung alami berupa minyak dan sel kulit mati yang menjaga kelembapan.
Jika lapisan ini rusak, kulit mudah kehilangan air, sehingga permukaannya terasa kasar, kering, dan tampak bersisik.
Tubuh manusia rata-rata mengganti 30.000–40.000 sel kulit setiap hari.
Namun, ketika proses ini terganggu misalnya karena sinar UV berlebihan atau kondisi medis sel kulit mati menumpuk, membentuk sisik, dan menyebabkan kulit terasa tidak halus.
8 Penyebab Kulit Kering dan Bersisik
1. Psoriasis
Psoriasis adalah penyakit autoimun yang mempercepat proses regenerasi kulit dari sebulan menjadi hanya 3–4 hari. Akibatnya, kulit menebal, bersisik, terasa gatal, dan meradang.
2. Dermatitis
Dermatitis merupakan peradangan kulit yang dapat dipicu oleh faktor genetik, alergi, atau bahan kimia iritan. Jenisnya beragam, mulai dari atopik (eksim), seboroik, kontak, hingga stasis. Gejalanya antara lain kulit kering, ruam, gatal, hingga melepuh.
3. Keratosis Aktinik
Keratosis aktinik terjadi akibat paparan sinar ultraviolet yang berlebihan. Kondisi ini ditandai dengan kulit kering bersisik, menebal, dan bertekstur kasar. Jika dibiarkan, dapat berkembang menjadi kanker kulit jenis skuamosa.
4. Pityriasis Rosea
Pityriasis rosea biasanya dimulai dengan satu bercak besar berwarna merah muda atau cokelat di dada, kemudian menyebar ke area tubuh lain. Kondisi ini umum terjadi pada usia 10–35 tahun dan sering menimbulkan rasa gatal serta kulit bersisik.
5. Kutu Air (Athlete’s Foot)
Tinea pedis atau kutu air menyerang kaki yang lembap akibat pemakaian sepatu tertutup terlalu lama. Gejalanya berupa ruam gatal, kulit bersisik, dan pecah-pecah di sela jari kaki. Jika tidak diobati, infeksi jamur ini dapat menyebar.
6. Iktiosis
Iktiosis adalah kelainan genetik langka yang menyebabkan kulit kering, tebal, dan bersisik menyerupai sisik ikan. Kondisi ini dipicu mutasi gen yang mengganggu regenerasi kulit.
7. Panu
Tinea versicolor disebabkan oleh pertumbuhan jamur Malassezia yang berlebih, terutama di daerah tropis. Gejalanya berupa bercak putih, cokelat, atau merah muda dengan kulit kering dan bersisik.
Baca Juga: 5 Multivitamin Anak Terbaik 2025: Bikin Si Kecil Nggak Gampang Sakit dan Tumbuh Lebih Kuat!
8. Sunburn
Sunburn atau kulit terbakar matahari terjadi akibat paparan sinar UV berlebih. Gejalanya kulit kemerahan, mengelupas, dan terasa perih. Kondisi ini juga bisa dipicu oleh tanning bed atau lampu UV.
Cara efektif mencegah kulit kering dan bersisik dapat dimulai dari kebiasaan sederhana sehari-hari.
Batasi waktu mandi maksimal 10 menit dan gunakan air hangat, bukan air panas, lalu keringkan kulit dengan handuk lembut serta segera oleskan pelembap agar kelembapan terkunci.
Pilih sabun mandi lembut bebas alkohol, parfum, dan SLS (Sodium Lauryl Sulfate), serta gunakan pelembap dengan kandungan ceramide, hyaluronic acid, atau shea butter.
Lakukan eksfoliasi ringan 1–2 kali seminggu untuk mengangkat sel kulit mati, dan jangan lupa memakai sunscreen minimal SPF 30 saat beraktivitas di luar ruangan.
Selain perawatan luar, jaga kelembapan kulit dari dalam dengan minum air putih minimal 8 gelas per hari, hindari merokok yang dapat merusak kolagen dan elastin kulit, serta gunakan humidifier bila berada di ruangan ber-AC atau udara kering.
Terakhir, kelola stres dengan olahraga, meditasi, atau melakukan aktivitas yang menyenangkan agar kesehatan kulit tetap optimal. (fin)
Editor : AA Arsyadani