Jawa Pos Radar Lawu - Hampir semua orang tua pernah mengalami momen panik saat si kecil tiba-tiba demam. Wajahnya memerah, tubuh terasa hangat, dan suhu tubuh naik drastis.
Meski sebagian besar demam pada anak tidak berbahaya, penanganan yang tepat sangat penting agar tidak berkembang menjadi kondisi serius.
Berikut ini 7 cara alami menurunkan demam anak di rumah yang bisa dilakukan orang tua dengan tenang dan aman.
1. Pastikan Anak Banyak Minum Cairan
Ketika anak demam, cairan tubuhnya cepat berkurang akibat peningkatan suhu.
Menjaga hidrasi membantu menstabilkan suhu tubuh dan mencegah dehidrasi.
Cara praktis:
-
Sajikan kaldu ayam hangat.
-
Berikan jus buah encer.
-
Buat popsicle buah beku yang menyegarkan.
Cairan membantu tubuh mengeluarkan panas secara alami.
Baca Juga: Bukan Obat Kimia, Ini Ramuan Herbal Rekomendasi Dokter yang Efektif Turunkan Demam dan Batuk Pilek
2. Istirahat yang Cukup
Saat demam, tubuh anak membutuhkan energi untuk melawan infeksi.
Istirahat cukup membantu proses penyembuhan lebih cepat.
Tips:
-
Ajak anak berbaring sambil mendengarkan cerita ringan atau menonton tayangan tenang.
-
Hindari aktivitas fisik berlebihan.
3. Mandi atau Kompres Air Hangat
Air hangat membantu menurunkan suhu tubuh perlahan.
Jika anak menolak mandi, kompres saja bagian dahi, ketiak, atau selangkangan selama 10–15 menit.
Catatan:
Gunakan air hangat, bukan air dingin, agar panas keluar melalui pori-pori tubuh secara alami.
4. Bantu Tubuh Anak Tetap Sejuk
Jaga suhu ruangan tetap nyaman.
Langkah sederhana:
-
Gunakan pakaian tipis.
-
Hindari selimut berlapis.
-
Lap tubuh anak dengan air hangat.
-
Gunakan kipas untuk sirkulasi udara.
Jika anak mulai menggigil, hangatkan kembali tubuhnya dengan selimut tipis.
5. Coba Minuman Herbal Seperti Jahe Hangat
Jahe memiliki kandungan antibakteri dan antiperadangan alami.
Cara membuat:
-
Rebus sedikit jahe segar dengan air panas.
-
Tambahkan madu saat sudah hangat.
Pastikan anak tidak alergi jahe dan takarannya tidak berlebihan.
6. Kompres Hangat di Area Lipatan Tubuh
Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia, kompres hangat di area ketiak dan selangkangan selama 10–15 menit efektif membantu mengeluarkan panas tubuh.
Cara ini juga direkomendasikan sebagai pertolongan pertama saat demam tinggi.
7. Berikan Obat Penurun Demam Bila Diperlukan
Jika suhu anak mencapai 38°C atau lebih, dan terlihat tidak nyaman, Bunda dan Ayah dapat memberikan paracetamol (acetaminophen) sesuai dosis pada kemasan.
Penting:
-
Hindari penggunaan aspirin karena dapat menyebabkan sindrom Reye pada anak.
-
Untuk bayi di bawah 3 bulan, selalu konsultasikan ke dokter sebelum memberi obat.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera bawa anak ke dokter bila:
-
Usia < 3 bulan dan demam.
-
Usia 3–5 bulan dengan suhu ≥ 38,3°C.
-
Usia > 6 bulan dengan suhu ≥ 38,8°C.
-
Suhu mencapai 40°C atau lebih.
-
Demam berlangsung lebih dari 3 hari.
-
Muncul gejala tambahan seperti kaku leher, sesak napas, ruam, kejang, atau lemas tidak responsif.
Baca Juga: Obat Batuk Pilek Anak yang Aman dan Manjur, Nomor 3 Paling Digemari Si Kecil!
Pertolongan Pertama Saat Anak Kejang Demam:
-
Baringkan di tempat datar dan miringkan tubuh.
-
Jangan masukkan benda apa pun ke mulut.
-
Longgarkan pakaian dan catat durasi kejang.
-
Segera bawa ke UGD jika kejang > 5 menit atau anak kesulitan bernapas.
Cara Mencegah Demam Kambuh:
-
Biasakan cuci tangan dan gunakan masker di tempat ramai.
-
Hindari kontak dengan orang sakit.
-
Pastikan imunisasi lengkap, termasuk vaksin flu dan DBD.
-
Beri anak makanan bergizi dan waktu tidur cukup.
-
Tangani infeksi ringan sejak awal.
Dengan langkah-langkah alami ini, orang tua dapat menangani demam anak dengan tenang dan tepat tanpa harus panik. (fin)