Jawa Pos Radar Lawu - Memutihkan kulit memang jadi dambaan banyak orang.
Tapi, tahukah kamu bahwa pemakaian pemutih badan yang tidak tepat bisa berbahaya untuk tubuh?
Bahkan, sebagian besar produk pemutih ilegal mengandung bahan berisiko tinggi.
Seperti merkuri, hydroquinone, dan steroid yang bisa menimbulkan efek jangka panjang dari iritasi hingga kerusakan organ.
Baca Juga: 9 Manfaat Bayam Merah untuk Kulit Glowing Alami, Nggak Kalah dari Skincare Mahal!
Bahaya Pemutih Badan yang Harus Diwaspadai
Berikut beberapa efek samping pemutih badan yang sebaiknya kamu ketahui sebelum memutuskan menggunakannya:
1. Iritasi Kulit
Kandungan metanol berlebih pada pemutih ilegal bisa menyebabkan kulit:
-
Gatal
-
Kemerahan
-
Kering dan bersisik
-
Terasa perih atau menyengat
Dalam jangka panjang, pemakaian terus-menerus bisa memicu dermatitis.
Baca Juga: 5 Alasan Wajib Double Cleansing di Malam Hari: Kunci Kulit Glowing Bebas Jerawat!
2. Kulit Menipis
Paparan merkuri berlebihan bisa membuat kulit menjadi:
-
Lebih rapuh
-
Mudah luka
-
Rentan infeksi
Merkuri memang menghambat produksi melanin, tapi juga membunuh sel kulit sehat. Akibatnya, kulit jadi tipis dan rusak permanen.
3. Muncul Stretch Marks
Steroid dalam produk pemutih bisa mengurangi elastisitas kulit. Hasilnya:
-
Gurat merah atau putih di permukaan kulit
-
Kulit jadi mudah meregang dan robek
Steroid seharusnya hanya digunakan dalam resep medis, bukan untuk kecantikan.
4. Kulit Justru Menghitam
Alih-alih jadi putih, hydroquinone berlebihan bisa menyebabkan ochronosis, yaitu:
-
Kulit tampak kebiruan atau kehitaman
-
Perubahan warna permanen akibat penumpukan zat tertentu
-
Risiko kerusakan liver meningkat
Baca Juga: Hair Extension Bikin Glowing Instan, Tapi Bisa Bikin Rambut Rontok Parah! Wajib Tahu Risikonya!
5. Kerusakan Saraf
Merkuri bisa menyerap ke dalam darah dan menyerang sistem saraf, menyebabkan:
-
Mati rasa di tangan dan kaki
-
Gagal ginjal
-
Tremor, sulit tidur, hingga gangguan emosional
-
Dalam kasus ekstrem, bisa menyebabkan gangguan pernapasan
Baca Juga: Cegah Penuaan Dini! 7 Langkah Anti-Aging Ini Wajib Kamu Coba sebelum Terlambat!
6. Kulit Sensitif terhadap Matahari
Kulit yang sudah tipis dan iritasi jadi makin rentan terhadap sinar UV:
-
Gampang terbakar matahari
-
Muncul kemerahan, mengelupas
-
Reaksi alergi atau hipersensitivitas makin tinggi
Baca Juga: 5 Body Lotion dengan AHA Terbaik untuk Kulit Cerah dan Halus, Wajib Dicoba di 2025!
7. Kanker Kulit
Tanpa perlindungan melanin, kulit yang terpapar sinar UV terus-menerus akan:
-
Memicu mutasi sel
-
Merusak jaringan kulit
-
Meningkatkan risiko kanker kulit secara signifikan
Memutihkan kulit tidak menjamin kamu lebih sehat atau menarik.
Banyak produk pemutih justru membahayakan tubuh dalam jangka panjang.
Sebagai gantinya, rawat kulit dengan lotion mengandung vitamin E atau vitamin C, serta gunakan tabir surya agar tetap sehat, cerah alami, dan terlindungi dari sinar UV. (fin)
Editor : AA Arsyadani