Jawa Pos Radar Lawu - Pernah merasa rajin sikat gigi tiap hari tapi gigi tetap terlihat kuning?
Kamu nggak sendirian!
Banyak orang mengalami hal serupa dan bertanya-tanya,
“Apa aku salah cara gosok gigi?”
atau
“Kenapa gigi orang lain bisa lebih putih padahal perawatannya biasa aja?”
Yuk, kita kupas tuntas penyebab gigi kuning meski sudah rajin merawat, dan temukan solusi jitu agar senyummu makin percaya diri!
6 Penyebab Gigi Tetap Kuning Meski Rajin Sikat Gigi
1. Warna Alami Gigi
Setiap orang punya warna dasar gigi yang berbeda-beda.
Warna ini dipengaruhi oleh ketebalan enamel dan warna dentin di bawahnya.
Semakin tipis enamel, makin terlihat kekuningan.
Jadi, bukan salahmu, kadang ini memang faktor genetik.
2. Makanan dan Minuman Berwarna Pekat
Kopi, teh, soda, wine merah, kari, atau kecap bisa meninggalkan noda di enamel.
Walaupun sudah sikat gigi, jika konsumsi berlebih dan noda menumpuk, warna kuning sulit hilang tanpa perawatan khusus.
3. Merokok atau Pakai Produk Tembakau
Nikotin dan tar adalah duo paling ganas dalam membuat gigi menguning.
Noda akibat merokok susah hilang dengan sikat biasa. Kalau kamu perokok aktif, ini bisa jadi penyebab utamanya.
4. Teknik Sikat Gigi yang Kurang Tepat
Rajin menyikat gigi bukan berarti efektif kalau caranya salah.
Misalnya, menyikat terlalu singkat, tidak menyeluruh, atau pakai sikat yang sudah usang.
Bahkan, memilih pasta gigi yang salah juga bisa jadi faktor.
5. Penumpukan Plak dan Karang Gigi
Plak yang tidak dibersihkan bisa mengeras jadi tartar atau karang gigi berwarna kekuningan.
Karang ini hanya bisa dibersihkan oleh dokter gigi.
Jadi walau rajin sikat, kalau plaknya menumpuk, gigi tetap terlihat kusam.
6. Obat-obatan dan Kandungan Fluoride
Beberapa obat seperti tetrasiklin bisa memengaruhi warna gigi, terutama jika dikonsumsi saat gigi masih tumbuh.
Fluoride berlebihan juga bisa memicu fluorosis yang menyebabkan bercak kekuningan.
Solusi Agar Gigi Tampak Lebih Putih dan Sehat
1. Sikat Gigi dengan Teknik yang Benar
Gunakan sikat berbulu lembut, pasta gigi berfluoride, dan lakukan selama dua menit dua kali sehari.
Jangan lupa bagian dalam dan sela gigi!
2. Gunakan Pasta Gigi Pemutih Secara Bijak
Pilih yang mengandung baking soda atau hydrogen peroxide, tapi jangan berlebihan agar enamel tidak terkikis.
3. Kurangi Makanan & Minuman yang Menodai Gigi
Kalau sulit menghindari, minimal kumur air putih atau pakai sedotan saat minum kopi, teh, dan soda.
4. Scaling ke Dokter Gigi Secara Rutin
Minimal 6 bulan sekali agar karang gigi terangkat dan warna gigi kembali cerah.
Plus, kamu bisa konsultasi soal perawatan pemutih profesional.
5. Berhenti Merokok
Bukan cuma demi warna gigi, tapi juga kesehatan gusi dan mulut secara keseluruhan.
6. Gunakan Produk Pemutih dengan Aman
Strips atau gel pemutih memang banyak dijual bebas, tapi sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter gigi.
Punya gigi putih dan sehat bukan hal mustahil, tapi butuh kesabaran dan perawatan yang konsisten.
Gigi kuning bukan selalu tanda kurang bersih, bisa jadi karena faktor lain yang belum kamu sadari.
Dengan langkah yang tepat, senyum sehat dan cerah bukan mimpi lagi! (fin)
Editor : AA Arsyadani