Jawa Pos Radar Lawu - Helaian rontok 50–100 sehari masih aman.
Kalau gumpalan rambut nyangkut di sisir atau muncul spot botak, bisa jadi itu gejala alopecia.
Itu adalah kondisi rambut menipis sampai rontok secara bertahap.
Normalnya, kita kehilangan 50–100 helai rambut setiap hari.
Kalau lebih, bisa jadi tanda ada gangguan alopecia.
Nah, waktunya cek dokter!
Baca Juga: Rambut Rontok Terus? Ini 12 Cara Alami Biar Kepala Nggak Cepat Botak sebelum Waktunya!
Siklus Rambut Singkat
- Anagen (tumbuh) ± 5 th
- Katagen (transisi) sebentar
- Telogen (istirahat + rontok) 2–3 bln
Gangguan di salah satu fase = rambut rontok berlebihan.
Biang Kerok Paling Sering
Diet minim protein & zat besi; stres berat; gaya rambut ketat; infeksi kulit kepala; lonjakan hormon (hamil, menopause, tiroid); obat keras; radiasi; penyakit autoimun; efek produk kimia.
- Pria sering kena faktor hormon dan gen
- Wanita biasanya dipicu perubahan hormon dan gaya hidup
Langkah Cepat Atasi Kerontokan
1. Diagnosis: dokter bisa pakai trichoscopy untuk “zoom in” folikel.
2. Obat/topical: buat radang; suplemen biotin, zinc, vitamin A-E.
3. Perawatan lembut: sampo sesuai tipe kulit kepala, hindari cat rambut & catokan panas rutin.
4. Pola makan: telur, ikan berlemak, sayur hijau, kacang, alpukat untuk rambut kuat.
Jika kehilangan rambut lebih dari 100 helai per hari, muncul pitak, atau kulit kepala perih/gatal, segera periksa ke dokter.
Rontok itu normal sampai batas tertentu.
Kenali penyebab, rawat dari luar-dalam, dan jangan sungkan konsultasi kalau rambut makin tipis.
Rambut sehat, percaya diri mantap! (fin)
Editor : AA Arsyadani