Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Anak Kecil di Dalam Dirimu Sering Menangis? Inner Child Bukan Dongeng Psikologi, Pulihkan Sekarang Juga!

Rimba Febriani • Rabu, 30 April 2025 | 17:56 WIB

 

Pulihkan inner child, agar kamu bisa hidup tanpa bayang-bayang masa lalu.
Pulihkan inner child, agar kamu bisa hidup tanpa bayang-bayang masa lalu.

Jawa Pos Radar Lawu - Beberapa luka tidak berdarah, tapi rasa nyerinya menetap.

Ia tidak terlihat di kulit, tapi terasa di hati.

Dan seringkali, ia berasal dari masa yang bahkan sudah kabur dalam ingatan masa kecil.

Luka itulah yang kita sebut sebagai luka inner child.

Inner child bukan dongeng psikologi.

Ia nyata versi kecil dari diri kita yang masih hidup di balik semua kedewasaan yang kita tampilkan.

Ia adalah bagian yang dulu mungkin merasa diabaikan, dibentak, dibandingkan, atau bahkan tidak pernah didengarkan.

Mungkin waktu kecil kamu hanya ingin dipeluk saat sedih, tapi malah disuruh diam.

Mungkin kamu ingin didengar, tapi dianggap lebay.

Mungkin kamu pernah merasa takut, tapi tak ada yang mendampingi.

Semua itu mengendap jadi luka yang tak kita sadari terbawa hingga hari ini.

Baca Juga: 7 Cara Jadi Orang Tua Waras Meski Dikepung Drama Popok dan Tangisan! Nomor 5 Wajib Dicoba!

Saat Luka Itu Mulai Bicara

Tanpa sadar, luka inner child muncul dalam banyak bentuk:

  1. Kamu sulit percaya pada orang lain
  2. Kamu merasa tidak cukup, bahkan saat sudah berusaha keras
  3. Kamu takut ditinggalkan, dan rela kehilangan diri sendiri demi diterima
  4. Kamu marah tanpa tahu kenapa, atau menangis tanpa alasan yang jelas

Itu bukan karena kamu “berlebihan.”

Tetapi karena ada bagian dari dirimu yang belum pernah benar-benar sembuh.

Karena kita terbiasa menutupinya.

Kita tumbuh besar dengan keyakinan: “Sudahlah, itu kan cuma masa kecil.”

Padahal, masa kecil bukan sekadar fase.

Itu fondasi.

Jika retak, maka bangunan hidup dewasa kita pun bisa goyah.

Dan selama luka itu tidak ditengok, tidak diterima, dan tidak dipulihkan, ia akan terus mengalirkan rasa sakit pelan tapi pasti.

Bagaimana Cara Memulai Penyembuhan?

  1. Akui bahwa kamu terluka. Tidak perlu merasa lemah hanya karena kamu punya luka.
  2. Temui anak kecil itu. Bayangkan dia duduk di hadapanmu. Apa yang ingin dia katakan? Apa yang dulu tidak dia dapatkan?
  3. Berikan apa yang dia butuhkan. Hari ini, kamu adalah orang dewasa yang bisa memberikan pelukan, pengertian, dan keamanan yang dulu tidak sempat ia miliki.
  4. Beri waktu untuk sembuh. Luka ini tidak pulih dalam sehari. Tapi setiap kali kamu mengakuinya, kamu sedikit demi sedikit membasuhnya.

Baca Juga: 8 Kesalahan Pola Asuh yang Bisa Hambat Perkembangan Emosi Anak, Simak Contoh Kekeliruan Parenting dan Solusinya!

Luka inner child mungkin tidak pernah sepenuhnya hilang.

Tapi ia bisa kita peluk, kita damaikan, dan kita ajak tumbuh bersama.

Pulih bukan berarti menghapus masa lalu, tapi menjadikannya bagian dari cerita yang membuat kita lebih utuh hari ini.

Karena setiap dari kita, sekuat dan setangguh apa pun terlihat, menyimpan seorang anak kecil di dalam diri yang hanya ingin didengar, dipahami, dan dicintai. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#luka masa kecil #mental awareness #self healing #psikologi #inner child #selflove