Jawa Pos Radar Lawu - Tanaman tapak liman memang seringkali hidup liar sehingga mungkin disebut sebagai tumbuhan yang biasa saja. Padahal tapak liman memiliki beragam manfaat bagi kesehatan.
Menurut flora dan fauna web tapak liman didefinisikan sebagai tanaman yang memiliki daun berbentuk seperti sendok atau lonjong. Tanaman ini tertutup rapat dengan rambut putih kaku yang lembut dan menempel di permukaan batang dengan bunga berwarna keunguan atau merah jambu.
Di beberapa wilayah seperti Asia Tenggara, Amerika Latin, Afrika tanaman tapak liman banyak digunakan sebagai pengobatan tradisional untuk mengobati nefritis, edema, nyeri dada, demam dan batuk kandung kemih.
Sementara bagian akarnya digunakan untuk mencegah muntah dan daunnya digunakan untuk mengobati eksim serta bisul. Tapak liman juga banyak dimanfaatkan sebagai obat beragam penyakit di berbagai negara.
Misalnya di Thailand yang memanfaatkan untuk mengatasi batuk, Taiwan sebagai obat hepatitis, di Nigeria untuk mengatasi arthritis, hingga di Nepal rebusan akar tapak liman digunakan untuk mengobati diare.
Banyaknya manfaat yang terdapat pada daun tapak liman, membuat tanaman tersebut diolah dalam berbagai cara untuk pengobatan yang berbeda-beda.
Berikut ini adalah ulasan mengenai cara mengolah daun tapak liman bagi kesehatan :
- Air Larutan/Ekstrak
Dalam pengolahannya menjadi air larutan, yang dapat mengobati hepatitis adalah dengan cara mencuci bersih 150 gram akar tapak liman yang masih segar kemudian direbus dengan tiga gelas air sampai mendidih.
Tunggu hingga airnya menyusut sampai dua gelas. Setelah dingin kemudian saring air rebusan untuk menghilangkan akar-akar yang direbus bersama air tadi. Lalu minum ramuan dua kali sehari masing-masing satu gelas.
- Kukus
Untuk mengobati penyakit beri-beri dilakukan pengolahan yang berbeda dari sebelumnya. Daun tapak liman bisa diolah dengan cara mengambil 50 gram tanaman tapak liman kemudian dicuci bersih. Setelah itu tambahkan 60 sampai 120 gram tahu dan air secukupnya. Kukus kedua bahan tersebut sampai matang.
Kemudian kukusan tanaman tapak liman dan tahu bisa langsung dimakan selagi hangat.
- Ditumbuk
Cara pengolahan yang selanjutnya adalah dengan mengolah daunnya untuk mengobati sakit gigi. Caranya adalah dengan cara diolah menjadi bubuk atau menumbuk daun tapak liman.
Setelah halus, tumbukan tapak liman bisa dilarutkan dengan air kemudian dijadikan bahan untuk berkumur.
- Salep
Selain dikonsumsi menjadi obat dalam daun tapak liman bisa juga dijadikan sebagai cara untuk mengatasi penyakit yang pengobatannya dilakukan di area luar kulit. Daun tapak ringan bisa dijadikan salep yang digunakan untuk mengatasi luka atau gigitan serangga.
Caranya adalah dengan cara menghaluskan daun tapak liman dan dioleskan langsung ke area yang diperlukan.
- Mandi
Tidak hanya untuk mengobati luka atau penyakit dalam saja, daun tapak liman bisa digunakan untuk mendapatkan efek relaksasi.
Caranya adalah dengan cara menambahkan daun tapak liman ke dalam bak kamar mandi atau air yang digunakan untuk mandi. Pastikan daun telah direbus sebelumnya dan air rebusannya digunakan untuk berendam ataupun digunakan untuk mandi.
- Inhalasi
Cara pengolahan yang selanjutnya adalah daun tapak liman bisa diolah menjadi bahan inhalasi. Inhalasi digunakan untuk membantu meringankan gejala batuk dan pilek. Cara pengolahannya adalah dengan cara merebus daun tapak liman Kemudian uap dari rebusan daun tersebut dihirup untuk dapat meringankan gejala batuk dan pilek.
Penggunaan daun tapak liman memang memiliki banyak kegunaan. Namun sebelum menggunakan daun ini dalam jumlah yang besar atau untuk pengobatan tertentu.
Disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli kesehatan atau herbalis profesional untuk memastikan keamanannya. (*)
Editor : Riana M.